Kompas.com - 20/12/2017, 18:00 WIB
|
EditorResa Eka Ayu Sartika

KOMPAS.com - Sebuah keajaiban medis kembali terjadi. Kali ini seorang bayi lahir dari embrio yang dibekukan selama hampir seperempat abad.

Emma Wren Gibson, serorang bayi perempuan yang lahir pada 25 November 2017. Ada hal unik dari kelahitan Emily, yaitu embrio bayi ini sebelumnya dibekukan pada 14 Oktober 1992, menurur laporan CNN.

Dengan kata lain, bayi ini terlahir dari embrio yang dibekukan selama 24 tahun. Ini merupakan sebuah keajaiban mengingat lamanya embrio ini beku sebelum menghasilkan kehamilan yang sukses dan kelahirannya berhasil.

Sebenarnya, embrio Emma memang diciptakan khusus untuk fertilisasi in vitro (bayi tabung) oleh pasangan donor anonim. Embrio ini tetap beku sambil menunggu pasangan yang mau mengadopsinya.

Baca juga : Heboh Pasangan Gay Adopsi Anak, Apa Kata Para Peneliti?

Barulah pada 13 Maret 2017 oleh Carol Sommerfelt, direktur laboratorium embriologi di Pusat Donor Embrio Nasional Amerika Serikat, embrio Emma dicairkan. Ia diberikan pada pasangan Tina dan Benjamin Gibson.

Saat itu, pasangan ini cukup terkejut karena usia embrio ini hanya selisih satu tahun dengan calon ibunya.

"Apakah Anda menyadari bahwa saya berusia 25 tahun? Embrio ini dan saya bisa menjadi teman terbaik," kata Tina Gibson dikutip dari CNN, Rabu (20/12/2017).

Pasangan Gibson ini sendiri telah menikah tujuh tahun yang lalu. Sayangnya, Benjamin mengalami fibrosis kistik yang membuat kemandulan sering terjadi.

Mereka kemudian menolak larut dalam kesedihan. Mereka memutuskan mengadopsi anak.

"Kami telah memutuskan bahwa kami lebih cenderung mengadopsi dan kami baik-baik saja dengan itu," ungkap Tina.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.