Makam Mesir Berusia 3.500 Tahun Dibuka untuk Kali Pertama, Apa Isinya?

Kompas.com - 14/12/2017, 20:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

Para arkeolog kemudian menemukan beberapa artefak kayu, termasuk topeng besar dan kecil yang bersepuh emas.

Baca juga: Arkeolog Temukan Makam Ahli Emas Kerajaan Mesir Kuno

Lalu di makam Kampp 150, arkeolog menemukan harta karun lainnya. Di sana terbaring mumi yang terbungkus kain linen.

Meski belum diketahui dengan jelas siapa identitasnya, tetapi arkeolog menduga bahwa mumi dengan penutup linen tersebut bernama Djehuty Mes atau Maati.

Selain itu, kemungkinan individu tersebut merupakan pejabat tinggi atau orang yang berpengaruh pada masanya.

Para arkeolog juga menemukan banyak artefak di dalam makam ini, seperti koleksi 450 patung yang diukir dengan bahan berbeda, topeng kayu yang dilukis, dan sebuah kotak kecil yang berbentuk seperti peti mati.

Namun, ada perbedaan antara makam Kampp 150 dan Kampp 161. Mereka tidak berasal dari masa yang sama.

Arkeolog menemukan bahwa Kampp 150 ternyata dibuat pada masa akhir dinasti ke-17 dan awal dinasti ke-18, atau sekitar tahun 1506 SM di saat era kekuasaan Firaun Thutmose I. Ini berarti makam Kampp 150 lebih tua dibandingkan Kampp 161.

Temuan ini tentunya menjadi kabar baik dunia ilmu pengetahuan sekaligus harapan baru bagi pariwisata Mesir yang sebelumnya sempat menurun akibat kekacauan politik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.