Bagaimana Diet Makanan Cair Menyembuhkan Diabetes Tipe 2 Wanita Ini?

Kompas.com - 07/12/2017, 19:06 WIB
Isobel Murray (BBC) Isobel Murray (BBC)Isobel Murray (BBC)
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Penderita diabetes harus selalu waspada akan tingkat kadar gula dalam tubuhnya. Mereka pun harus menjalani diet ketat dan gaya hidup sehat untuk mendapat kadar gula darah yang normal.

Baru-baru ini, sebuah uji coba yang didanai oleh Diabetes UK menemukan bahwa diet makanan cair rendah kalori bisa menghilangkan gejala diabetes tipe 2 atau mendapatkan remisi.

Dalam uji coba tersebut, 298 partisipan yang telah didiagnosis dengan diabetes tipe 2 selama enam tahun terakhir diharuskan mengonsumsi makanan cair rendah kalori selama lima bulan untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Salah satu partisipan uji coba ini adalah Isobel Murray (65), warga Largs di Ayrshire Utara. Mantan penderita diebetes tipe 2 ini berhasil menurunkan berat badan sebanyak 25 kilogram dan meninggalkan obat-obatan diebetes.

"Saya jadi memiliki hidup saya kembali," katanya seperti dikutip di BBC, Selasa (5/12/2017).

Baca Juga: Bagaimana Pola Makan yang Benar untuk Pengidap Diabetes?

Isobel menjalani diet makanan cair selama 17 minggu, dan dalam kurun waktu tersebut, dia berhenti memasak dan berbelanja, serta tidak makan bersama dengan suaminya.

Dalam sehari, dia hanya makan empat bungkus makanan cair yang masing-masing 200 kalori dengan kandungan nutrisi yang tepat.

Setelah berat badan turun, para peneliti kemudian membantu Isobel dan partisipan lain untuk kembali ke makanan padat yang sehat.

Dipublikasikan di jurnal The Lancet dan dipresentasikan di International Diabetes Federation, hasil dari uji coba ini sebagai berikut:

  • 46% pasien yang menjalani uji coba mendapatkan remisi diabetes tipe 2 setelah setahun berlalu.
  • 86% pasien yang berat badannya berkurang 15 kilogram atau lebih mendapatkan remisi
  • Hanya 4% pasien yang menjalani perawatan terbaik mendapatkan remisi

"Ini adalah saat yang tepat. Sebelum memulai pekerjaan ini, dokter dan spesialis menganggap tipe 2 sebagai penyakit yang tidak bisa diperbaiki," kata Prof Roy Taylor, dari Universitas Newcastle.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X