Kompas.com - 05/12/2017, 19:36 WIB
Kayentatherium, mamalia zaman dinosaurus. Mark Witton/Recreating an Age of Reptiles Kayentatherium, mamalia zaman dinosaurus.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com –- Berbagai macam burung modern punya bulu indah dengan banyak manfaat. Selain untuk melindungi tubuhnya, keindahan bulu juga berguna untuk memikat lawan jenis.

Namun, ternyata nenek moyang burung tak memiliki bulu, melainkan sisik. Hal ini menjadi teka-teki bagi para ilmuwan.

Untuk menjawabnya, mereka perlu mengetahui awal mula yang memungkinkan sisik burung dinosaurus berkembang menjadi bulu.

Para peneliti mengidentifikasi gen pembentuk bulu pada burung modern. Lalu, gen yang sama diaktifkan pada embrio buaya dan mengubah sisik buaya menjadi bulu.

Hal ini dimungkinkan, sebab aligator melepaskan lajur pembawa evolusi sekitar 8 juta tahun yang lalu. Dengan demikian, mempelajarinya dapat memberi petunjuk pada dinosaurus.

"Dalam evolusi manusia, pencapaian besar adalah otak, pada burung-burung itu adalah bulu-bulunya," kata penulis utama Cheng-Ming Choung, seorang profesor di Department of Pathology di University of Southern California, seperti dikutip Newsweek pada Sabtu (2/12/2017).

Baca Juga : Temuan Gigi Kuno Berpotensi Mengubah Sejarah Evolusi Manusia, Kenapa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Riset berhasil. Ilmuwan menyimpulkan, perubahan level genetik-lah yang memungkinkan beberapa dinosaurus yang dulu bersisik kini berevolusi menjadi burung yang berbulu.

Dalam penelitian sebelumnya, ditemukan bahwa semua dinosaurus memiliki bulu primitif. Namun, tak semua dinosaurus berevolusi untuk bisa berkembang menjadi burung.

Pascal Godefroit, Direktur Ilmu Pengetahuan Bumi dan Kehidupan di Royal Belgian Institute of Natural Sciences mengatakan, banyak dinosaurus merupakan bipedal dan memiliki kaki panjang dan punya lengan pendek.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.