9 Mitos soal HIV, Lupakan, Jangan Sampai Terjebak Mempercayainya

Kompas.com - 02/12/2017, 19:00 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

7. Wanita dengan HIV, kehamilannya tidak sehat

Agar janin yang dikandung tetap sehat dan terhindar dari HIV yang diderita ibu, saat ini sudah ada terapi anti retroviral (intevensi ARV) yang berfungsi untuk memperlambat pertumbuhan virus.

Untuk menyelamatkan bayi, prosesnya tidak mudah dan ada beberapa syaratnya. Antara lain, harus dilakukan sejak perencanaan hamil, ibu memulai terapi zidovudine atau AZT, melakukan terapi ARV, dan saat kelahiran melalui proses caesar dan tidak boleh menyusui bayi.

8. Tidak apa-apa berhubungan tanpa kondom, jika pasangan sudah terjangkit HIV/AIDS

Meski tidak ada risiko orang lain tertular, akan tetapi berhubungan badan tanpa pengaman dapat meningkatkan penyakit menular seksual (PMS) yang lain. Seperti Hepatitis B atau sifilis. Virus HIV dapat menghancurkan sel CD4 yang berfungsi untuk mencegah PMS.

9. HIV hanya menular lewat seks

Perlu diketahui bahwa HIV tidak hanya ditularkan lewat seks. Jarum suntik yang tidak steril pun dapat membuat orang terinfeksi penyakit ini.

Pandemi HIV/AIDS memang tidak mudah untuk diperangi. Berbagai penelitian masih mengupayakan menemukan obat yang ampuh melawannya.

Namun, anggapan masyarakat tentang penyakit ini juga berkontribusi untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di seluruh dunia. Lewat pengetahuan ini diharapkan dapat mengurangi kesalahpahaman tentang penyakit ini.

Baca Juga : Kasus Langka, Seorang Anak Bisa Kontrol HIV dalam Tubuhnya Tanpa Obat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.