Ada Spesies Kuda Laut Baru dari Korea, Begini Rupanya

Kompas.com - 30/11/2017, 08:00 WIB
Kuda laut Korea Kuda laut Korea
|
EditorGloria Setyvani Putri

KOMPAS.com -- Di tengah isu kepunahan yang sering menghiasi media massa, kini ada kabar gembira mengenai ditemukannya spesies kuda laut baru.

Kuda laut adalah ikan laut kecil dari genus Hippocampus. Mereka termasuk keluarga Syngnathidae, yang masuk dalam golongan ikan pipa dan naga laut. Saat ini, ada lebih dari 140 spesies kuda laut di dunia yang umumnya hidup di perairan tropis yang beriklim dangkal.

Spesies baru ini dinamai kuda laut Korea (Hippocampus haema) karena hanya ditemui di Selat Korea, Kyushu Barat, dan Laut Jepang.

"Spesies baru ini dapat ditemukan di sepanjang pantai selatan dan tenggara Semenanjung Korea (dari Pulau Soan sampai Ulsan)," kata Dr Jin-Koo Kim dari Pukyong National University, Busan, Korea Selatan dikutip dari Sci-News, Senin (27/11/2017).

Baca juga: Bukti Kekayaan Indonesia, Spesies Rafflesia Baru Ditemukan di Bengkulu

"Kuda laut ini juga ditemukan di sepanjang pantai barat Kyushu (barat prefektur Kagoshima) dan pantai barat laut Honshu (dari prefektur Kyoto sampai Akita), Jepang," sambung salah satu penulis penelitian ini.

Kuda laut Korea ini diketahui tinggal di sargassum (rumput laut coklat) dan tumbuhan yang mengambang di habitat lunak bawah, pada kedalaman 0-18 meter.

Ia juga memiliki panjang sekitar 5-11,5 sentimeter, badan yang kurus, ekor panjang, dan lubang insang ganda.

Baca juga: Hampir Punah, Spesies Katak Baru Ditemukan di Jalan yang Terbengkalai

"Kepala dan badannya dilipat pada sudut yang hampir searah, moncong memanjang dan menyatu, sirip pelvis dan sirip ekor tidak ada," tulis para ilmuwan.

Mereka melanjutkan, sering kali, kulitnya rata dan halus menutupi tubuhnya, mahkota kecil terdapat di atas, dan beberapa filamen kulit ada di tubuhnya.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal ZooKeys ini juga menyebut bahwa warnanya sangat segar dan beragam, yaitu hitam, putih, oranye, kuning, magenta, coklat, merah, atau garis-garis.

Selain itu, tidak ada dimorfisme (perbedaan luar) seksual tertentu, kecuali kantong induk laki-laki pada spesies yang baru ditemukan tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Sci-News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X