Kompas.com - 24/11/2017, 21:48 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

"Namun tidak ada penilaian menyeluruh dan komprehensif tentang osteoartritis pada Dolly yang pernah dilakukan. Oleh karena itu, kami merasa perlu untuk mencatatnya secara langsung," sambung Sinclair yang merupakan profesor biologi perkembangan dari Nottingham tersebut.

Sayangnya, tidak ada rekaman klinis atau radiografi asli yang disimpan pada kasus Dolly. Oleh karena itu, para peneliti harus melakukan pemeriksaan rediografi pada kerangka Dolly yang disimpan dalam koleksi Museum Nasional Skotlandia, Edinburgh.

Baca juga: Kisah Domba Dolly, Hasil Kloning Mamalia Pertama di Dunia

Tim ini juga memeriksa tulang milik Bonnie (anak perempuan Dolly yang dikandung secara alami), serta Megan dan Morag (dua hewan kloning pertama dari sel berbeda).

Hasilnya menunjukkan bahwa osteoartritis yang lebih parah dialami domba yang lebih tua dibandingkan Dolly. Terlebih, Dolly tidak menunjukkan tanda-tanda osteoartritis yang jelas di tulang bahu, karpal atau sendi hocka-nya saat ia berusia 6 tahun.

Distribusi keseluruhan osteoartritis pada Dolly serupa dengan apa yang terlihat pada domba kloning berusia 7-9 tahun.

"Kami menemukan bahwa prevalensi dan distribusi osteoartritis serupa dengan apa yang diamati pada domba yang lahir alami, dan domba kloning usia sehat," kata Sandra Corr, co-author penelitian ini.

"Akibatnya, kami menyimpulkan bahwa kekhawatiran tentang kloning yang menyebabkan osteoartritis pada Dolly tidak berdasar," imbuh profesor dari University of Glasgow.

Dolly sendiri disuntik mati pada 2003 karena memiliki kanker paru-paru yang umum diderita domba.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.