Kompas.com - 13/11/2017, 12:02 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Belum lama ini, orang Portugal menemukan spesies hiu langka dan tertua yang eksis sejak 80 juta tahun lalu, setua masa dinosaurus.

Ngerinya, hiu ini mempunyai ratusan gigi tajam.

Peneliti yang sedang mengerjakan proyek di lepas pantai Algarve, Portugal, sangat terkejut ketika mereka menemukan ikan besar dengan wajah tidak biasa itu.

Tubuhnya memanjang seperti ular, dan susunan giginya aneh. Tidak seperti gigi ikan pada umumnya, susunan giginya melingkar dengan jumlah 300 gigi.

Ternyata, ikan tersebut adalah ikan hiu parut (frilled shark). Nama ini dipilih karena bentuk mulut dan giginya.

Baca Juga: Hiu Putih "Selfie" dengan Kamera Penelitian, Ini Penjelasannya

Sudah hidup sejak masa dinosaurus, hiu tersebut sebagai salah satu spesies tertua yang masih ada sampai sekarang.

Menurut laporan dalam Daily Mail Online yang dilansir Minggu (12/11/2017), para ilmuwan dari Institute for the Sea and Atmosphere, Portugal, menangkap ikan hiu langka ini saat mereka sedang melakukan kegiatan untuk meminimalkan tangkapan yang tidak diinginkan dalam penangkapan ikan komersial.

Mereka mengatakan hiu ini berjenis kelamin jantan dengan panjang mencapai 1,5 meter dan ditangkap pada kedalaman 700 meter dari resor Portimao di Portugal.

Hiu ini tidak seperti hiu pada umumnya. Bentuknya memanjang seperti ular dengan panjang 1,5 meter. Hiu ini tidak seperti hiu pada umumnya. Bentuknya memanjang seperti ular dengan panjang 1,5 meter.

Dengan tubuh yang menyerupai ular, hal seperti ini jarang terjadi dan jarang diketahui oleh dunia biologi. Salah satu penyebabnya, karena habitatnya yang tinggal di laut dalam dan jarang diberdayakan manusia.

"300 giginya sangat memungkinkan untuk menjebak cumi-cumi, ikan, atau hiu lainnya saat tiba-tiba datang menyerang," jelas Profesor Margarida Castro, ilmuwan dari Universitas Algarve.

Baca Juga: Kisah Perang Dua Dunia antara Hiu dan Aligator Terbukti Kebenarannya

Hiu punya beberapa kekhasan, seperti tambahan insang, mulut besar, mata di sisi kepala dan sirip belakang tanpa tulang.

Perlu diketahui, ini bukan kali pertama hiu parut ditemukan. Desember lalu, seorang nelayan yang bernama Roman Fedortsov juga mengunggah foto hiu yang ditangkap di Rusia ke akun Twitter-nya.

Sebelumnya pada Desember 2016, Roman Fedortsov menemukan ikan yang sama di Rusia. Dia membagikannya di akun Twitter-nya. Sebelumnya pada Desember 2016, Roman Fedortsov menemukan ikan yang sama di Rusia. Dia membagikannya di akun Twitter-nya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.