Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/11/2017, 18:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Ungkapan bahwa tidak ada toilet senyaman di rumah mungkin ada benarnya.

Ada beberapa orang yang ketika sedang bepergian mengalami kesulitan buang air besar, dan baru bisa menuntaskan "pekerjaan" yang tertunda ini saat sampai di rumah.

Nick Haslam, profesor psikologi di Universitas Melbourne, menjelaskan jika kejadian ini merupakan hal yang lumrah.

Penyebab yang memicu konstipasi perjalanan tersebut terjadi karena rasa tidak nyaman ketika akan BAB di toilet asing.

Baca juga : Sering Buang Air Kecil Tengah Malam? Waspadai Masalah Prostat

Saat kembali ke rumah, itu artinya kembali ke lingkungan yang sudah akrab dan biasa kita kenal sehari-hari sehingga bisa memicu keinginan untuk pergi ke toilet.

"Kebanyakan orang merasa lebih nyaman pergi ke kamar mandi di tempat yang sudah dia kenal," jelas Haslam, seperti dikutip dari The Atlantic, Rabu, (2/11/2017).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Jack Gilbert, profesor bedah di Universitas Chicago dan direktur Microbiome Center di universitas tersebut.

Dia berkata bahwa kondisi sulit untuk BAB di tempat asing merupakan cara misterius tubuh kita merespons perubahan lingkungan.

Baca juga: Hampir Semua Hewan Buang Air Selama 12 Detik, Ini Penjelasannya

Kenyamanan itu baru akan didapat sekembalinya ke rumah, di mana semua aspek yang ada membuat pemiliknya menjadi nyaman.

"Nyaman adalah keadaan emosional, tapi emosi adalah respons fisiologis. Jadi ini adalah cara tubuh merespons lingkungannya," jelas Gilbert.

Dia melanjutkan, ketika kembali ke rumah, toleransi glukosa berubah, pemompaan adrenalin berubah, dan pernapasan juga berubah. Pola tidur pun ikut berubah. Semua faktor ini memengaruhi seberapa cepat makanan bergerak melalui usus Anda," imbuh Gilbert.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+