Jejak Kaki Dinosaurus yang Menguasai Zaman Jura Ditemukan di Afrika

Kompas.com - 03/11/2017, 18:06 WIB
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Para peneliti menemukan jejak kaki dari dinosaurus raksasa pemakan daging yang panjangnya dua kali tinggi jerapah di Lesotho, Afrika Selatan.

Menurut Fabien Knoll, peneliti senior dari Universitas Manchester di Inggris, hewan tersebut mencetak jejak kakinya yang berjari tiga di kubangan lumpur sekitar 200 juta tahun yang lalu atau pada awal zaman Jura.

Melihat panjang jejak kakinya yang mencapai 57 sentimeter dan lebarnya yang 50 sentimeter, para peneliti juga memperkirakan bahwa dinosaurus karnivora tersebut memiliki panjang sembilan meter dan tinggi pinggang kurang lebih tiga meter.

Artinya, dinosaurus tersebut empat kali lebih panjang daripada singa yang merupakan karnivora modern terbesar di Afrika selatan.

Baca juga: Dinosaurus Baru Ditemukan, Sebesar Pesawat, Mangsanya Setara Manusia

Bila dilihat dari ukurannya yang luar biasa, dinosaurus raksasa ini adalah jenis Megatheropod, kelompok hewan raksasa dengan dua kaki yang memakan daging. Ia berkerabat dengan Tyrannosaurus Rex, yang tergolong dalam jenis Theropod.

Fabien Knoll dan Lara Sciscio Perbandingan dinosaurus raksasa dengan manusia

Hingga kini, para peneliti masih belum bisa memberi nama bagi dinosaurus tersebut, tetapi jalur pencarian fosil menuju ke lokasi jejak kaki sudah diberi nama Kayentapus ambrokholohali.

Nama tersebut diberikan untuk menggambarkan lokasi penemuan di wilayah Kota Maseru, Afrika Selatan yang dikelilingi batuan pasir dengan tanda-tanda lokasi zaman pra sejarah.

"Penemuan ini sangat menarik karena ini adalah pertama kalinya kami menemukan bukti adanya kaki hewan pemakan daging yang sangat besar di area yang didominasi oleh hewan herbivora, omnivora, dan karnivora kecil. Hewan ini pasti menduduki peringkat teratas di rantai makanannya," kata Knoll, seperti dikutip dari Live Science 1 November 2017.

Baca juga: Bisa Makan Dinosaurus, Seberapa Kuat Rahang Katak Purbakala Ini?

Para peneliti sepakat bahwa jejak kaki tersebut adalah jejak theropod terbesar yang pernah ditemukan di Afrika. Pada zaman Jura, ukuran rata-rata theropod hanya tiga hingga lima meter dan yang terbesar pun hanya tujuh meter.

"Penemuan ini menandai kemunculan dinosaurus karnivora raksasa pada awal zaman Jura di Selatan Gondwana, daerah prasejarah yang nantinya memisah menjadi benua Afrika," kata Lara Sciscio, salah satu rekan peneliti Knoll dari Universitas Cape Town, Afrika.

Selain jejak kaki raksasa tersebut, para peneliti juga menemukan sejumlah jejak kaki yang lebih kecil di sekitar lokasi penggalian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.