Kompas.com - 26/10/2017, 19:08 WIB
Ilustrasi Chinese Foods. thesomegirlIlustrasi Chinese Foods.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

BACA: MSG Tidak Berbahaya untuk Kesehatan?

Surat Kwok ini memantik berbagai penelitian ilmiah besar yang melibatkan manusia dan hewan mengenai efek dari MSG.

Salah satu yang paling terkenal adalah eksperimen oleh peneliti Universitas Washington, Dr John W Olney, yang menemukan bahwa suntikan dosis MSG yang sangat besar di bawah kulit tikus yang baru lahir menyebabkan berkembangnya jaringan mati di otak.

Akibatnya saat tikus tumbuh dewasa, mereka menjadi kerdil, gemuk, dan beberapa di antaranya ada yang mandul.

Olney juga mengulang penelitiannya pada monyet rhesus dengan memberi mereka MSG secara oral dan mencatat hasil yang sama.

Sayangnya, 19 penelitian lain pada monyet yang dilakukan oleh peneliti lain gagal menunjukkan hasil yang sama.

Studi pada manusia juga gagal menemukan bukti tersebut. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap 71 orang sehat, para peneliti memberi subyek tambahan dosis MSG atau plasebo berbentuk kapsul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hasilnya, peneliti tetap menemukan adanya gejala sindrom restoran China tadi, terlepas dari apakah subyek diberi MSG atau palebo, dan bahkan setelah peserta mendapat pilihan alternatif yang lain.

BACA: Akibat Anak Sering Konsumsi Jajanan yang Mengandung MSG

Untuk menyelesaikan perdebatan ini, pada 1995, Badan pengawas obat dan makanan AS (FDA) meminta Federasi Masyarakat Amerika untuk Biologi Eksperimental untuk melihat semua bukti yang ada dan memutuskan apakah MSG benar-benar makanan jahat atau tidak.

Halaman:


Sumber BBC

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.