Kompas.com - 24/10/2017, 19:00 WIB
Ilustrasi kanker Bet_NoireIlustrasi kanker
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Ilmuwan dari Universitas Surrey, Inggris mengembangkan nanopartikel cerdas yang dapat meningkatkan suhu panas untuk membunuh sel kanker.

Nanopartikel ini mampu mengatur suhu panasnya sendiri, sebelum hal itu membahayakan jaringan yang masih sehat pada tubuh.

Menurut penelitian terbaru yang sudah dilaporkan ke Nanoscale, nanopartikel ini dapat segera digunakan sebagai bagian dari termoterapi hipetermia untuk mengobati pasien kanker.

Termoterapi sudah lama menjadi alternatif penyembuhan untuk kanker. Namun, hal ini masih sulit dilakukan tanpa merusak sel yang sehat.

Karenanya, alternatif ini menjadi jalan untuk dapat melemahkan atau membunuh sel kanker tanpa mempengaruhi jaringan yang sehat.

Caranya, mengontrol suhu secara akurat dalam kisaran 42°C sampai 45°C.

BACA: Benarkah Konsumsi Gula Dapat Memperburuk Kanker?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para ilmuwan dari Surrey Advanced Technology Institute bekerja sama dengan kolega dari Universitas Teknolohi Dalian, China. Mereka membuat nanopartikel yang digunakan dalam sesi thermotheraphy yang suhu panasnya dapat mencapai 45°C.

Nanopartikel ferur Zn-Co-Cr yang dibuat peneliti ini mampu melakukan pengaturan sendiri. Artinya, mereka mampu menghentikan pemanasan saat sudah mencapai suhu di atas 45°C.

Yang terpenting, nanopartikel ini rendah toksisitas (tingkat merusaknya suatu zat jika dipaparkan terhadap organisme, red), sehingga tidak mungkin menyebabkan kerusakan pada tubuh.

Halaman:


Sumber EurekAlert
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Piramida Terbesar di Dunia, Ternyata Nomor 1 Bukan Di Mesir

5 Piramida Terbesar di Dunia, Ternyata Nomor 1 Bukan Di Mesir

Oh Begitu
5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menghindari Penyebaran Varian Omicron Menurut Pakar

5 Hal yang Harus Dilakukan untuk Menghindari Penyebaran Varian Omicron Menurut Pakar

Kita
Gunung Wycheproof, Gunung Terkecil di Dunia yang Berpenghuni

Gunung Wycheproof, Gunung Terkecil di Dunia yang Berpenghuni

Oh Begitu
Siswi SMA Jadi Korban Video Asusila Revenge Porn, Ini Saran Psikolog

Siswi SMA Jadi Korban Video Asusila Revenge Porn, Ini Saran Psikolog

Kita
Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Oh Begitu
Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Oh Begitu
Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.