Kompas.com - 21/10/2017, 16:52 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Belakangan, foto dan video katak hijau menelan ular menjadi perbincangan di media sosial.

Bagaimana tidak? Sejak sekolah dasar, selalu diajarkan dalam rantai makanan bahwa kataklah yang dimakan ular. Mungkinkah dunia sudah terbalik sehingga fenomena itu bisa terjadi?

Foto tersebut diunggah di Reddit pada Senin (16/10/2017) dengan judul yang tepat, "One Last Scream Into the Abyssss (Jeritan terakhir menuju neraka)."

Foto tersebut memperlihatkan dua mulut yang menganga. Mulut kedua adalah ular yang kemungkinan ada di nafas terakhirnya.

Meski baru muncul dan populer, foto ini sebenarnya sudah diambil beberapa tahun lalu. Kemungkinan, foto diambil di Australia.

Meski begitu, kesempatan untuk mengulik anthropomorphize foto ini tidak ada habisnya.

Ahli biologi konservasi dan National Geographic Explorer, Jodi Rowley, menyatakan di Twitter bahwa katak itu adalah jenis katak hijau pohon Australia, Litoria caerulea.

Baca Juga: Bisa Makan Dinosaurus, Seberapa Kuat Rahang Katak Purbakala Ini?

Hewan ini dapat ditemukan di hampir seluruh kawasan Australia dan New Guinea.

Katak betina dewasa dapat mencapai panjang sekitar 12 cm. Sementara itu, katak jantan jauh lebih kecil dengan panjang sekitar tiga 8 cm saja.

Biasanya, amfibi ini memakan serangga. Namun, mereka bisa lebih ambisius dengan mencari mangsa seperti tikus atau katak lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.