Benarkah Harimau Jawa Belum Punah?

Kompas.com - 16/09/2017, 09:43 WIB
Satwa yang diduga harimau jawa terekam kamera jebakan di Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten. Sudah sejak 1996, hewan tersebut dinyatakan punah.Balai Taman Nasional Ujung Kulon Satwa yang diduga harimau jawa terekam kamera jebakan di Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten. Sudah sejak 1996, hewan tersebut dinyatakan punah.
EditorLaksono Hari Wiwoho

AKHIR-akhir ini tersiar kabar bahwa harimau jawa (Panthera tigris sondaicus) keluar dari persembunyian setelah dinyatakan punah sejak pertengahan tahun 1970-an.

Pada 25 Agustus 2017, sebuah video trap dari kamera jebakan yang dilengkapi sensor gerak berhasil memotret foto langka.

Kucing besar dengan loreng tampak seperti harimau tersebut berkeliaran di Padang Penggembalaan Cidaon, Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten.

Dia berada di antara tiga ekor burung merak dan di dekatnya tergeletak bangkai banteng, yang diduga dimangsa oleh hewan tersebut.

Apa betul masih ada harimau jawa yang disangka punah, masih hidup di pulau sepadat Jawa?

"Berharap itu kenyataan, bahwa harimau jawa memang masih ada. Saya secara personal meyakini kucing besar tersebut masih ada, tapi cemasnya kalau 10 hari ini belum ketemu tanda-tandanya," kata Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon Mamat Rahmat kepada BBC Indonesia.

Diduga jantan remaja

Mamat berpendapat, secara visual hewan yang muncul di video trap memiliki loreng menyerupai harimau.

"Dari corak warna berbeda sekali. Lorengnya mendekati loreng harimau jawa," kata dia.

Adapun dari ukuran, hewan tersebut cenderung masih kecil. Mamat menduga harimau itu berjenis kelamin jantan dan masih remaja.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X