Puspa Langka yang Terancam Punah

Kompas.com - 18/05/2017, 16:08 WIB
Rafflesia patma yang mekar di Kebun Raya Bogor pada tanggal 29 Juli 2015 Rafflesia patma yang mekar di Kebun Raya Bogor pada tanggal 29 Juli 2015
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sofi Mursidawati panik menghubungi koleganya di berbagai daerah. Bunga Rafflesia yang hidup di Kebun Raya Bogor telah mekar dan dia pun perlu mencari benang sari jantan agar bunga betina tersebut dapat dibuahi.

Berbeda dengan tanaman lain yang memiliki dua kelamin dalam satu bunga atau hermaprodit, dalam satu Rafflesia hanya terdapat satu kelamin bunga. Kelamin bunga juga baru bisa diketahui saat Rafflesia mekar.

"Maksimal diameter sebelum mekar itu 20 sentimeter. Kalau sudah 19 atau 19,5 sentimeter, saya sudah berjaga-jaga. (Tapi) sampai sekarang belum berhasil dapat benang sari saat sedang mekar," kata Sofi

Akan tetapi, selama sepuluh kali bunga beraroma bangkai itu mekar di Kebun Raya Bogor, tidak ada "jodoh" yang datang.

Pasalnya, budi daya Rafflesia bukan perkara mudah. Masih banyak misteri yang belum terungkap dari sejumlah penelitian.

(Baca juga: Faktanya, Bukan Raffles yang Pertama Menemukan Rafflesia)

Teknik grafting

Untuk dapat hidup, Rafflesia menghisap nutrisi dari inangnya, Tetrastigma. Keberadaan Tetrastigma hampir tersebar di seluruh Indonesia. Namun, Rafflesia hanya mau menempel pada Tetrastigma di sejumlah tempat, seperti di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan,

Selain itu, Rafflesia juga termasuk tanaman eksklusif. Ia tidak dapat hidup di luar habitatnya.

Akan tetapi, untuk kali pertama, Kebun Raya Bogor berhasil mengembangkan Rafflesia di luar habitatnya melalui teknik grafting (cangkok) yang dilakukan pada Rafflesia patma.

Sofi berkata bahwa proses grafting telah dilakukan sejak 2004. Ia membawa Tetrastigma dari Kebun Raya Bogor ke Cagar Alam Pangandaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X