Kompas.com - 12/02/2015, 18:20 WIB
Dua gading gajah Sumatera (Elephas maximum sumatranus) yang disita Polda Riau sebagai bukti aksi mafia pemburu gading gajah yang diringkus pada Selasa (10/2/2015). Tribun PekanbaruDua gading gajah Sumatera (Elephas maximum sumatranus) yang disita Polda Riau sebagai bukti aksi mafia pemburu gading gajah yang diringkus pada Selasa (10/2/2015).
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Aksi mafia pemburu gading gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang ditangkap Polda Riau ternyata tak sebatas di kota itu saja, tetapi merambah hingga kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Pelalawan dan Jambi.

"Pengakuan pelaku, selain Kecamatan Mandau, mereka juga berburu gajah di hutan TNTN Pelalawan dan Jambi," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Yohanes Widodo.

Yohanes mengatakan, pada tiga hari lalu, mafia tersebut berburu di TNTN hingga berhasil membunuh tiga ekor gajah untuk diambil gadingnya. "Dua dari gajah yang dibunuh mereka adalah gajah jantan dan satu gajah betina," katanya.

Yohanes mengungkapkan, para pelaku masing-masing FA (50), HA (40), R (37), MU (52), S (30), I (25), dan AS (50) juga sempat berburu gajah di kawasan hutan Jambi dengan misi yang sama, mengambil gadingnya untuk dijual secara ilegal.

"Untuk di hutan Jambi mereka melakukannya pada September 2014 lalu. Ada dua ekor gajah yang diambil gadingnya, keduanya jantan," katanya seperti diwartakan Tribun Pekanbaru pada Rabu (11/2/2015).

Hasil pemeriksaan tujuh tersangka yang ditangkap, terungkap otak sindikat ini adalah FA (50), yang berperan sebagai pemodal sekaligus pembayar warga sekitar untuk membantu berburu gajah liar Sumatera.

Pengakuannya FA, gading gajah dijual seharga Rp 8 juta per kilogramnya. Walau demikian, Yohanes menuturkan, pengakuan tersangka tidak dapat dipercaya begitu saja. Penyelidikan masih akan dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.