Kompas.com - 12/08/2014, 18:58 WIB
Begonia gambutensis Wisnu Handoyo ArdiBegonia gambutensis
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com - Dua spesies bunga begonia baru ditemukan di Sulawesi. Temuan spesies ini menunjukkan betapa Sulawesi kaya akan biodiversitas yang belum terkesplorasi.

Begonia baru tersebut ditemukan lewat riset kerjasama antara Kebun Raya Bogor dan Royal Botanic Garden. Salah satu peneliti Indonesia yang terlibat dalam riset yang membuahkan penemuan itu adalah Wisnu Handoyo Ardi.

Ada dua jenis yang berhasil diungkap. Salah satunya adalah Begonia gambutensis. Bunga ini, sesuai namanya, dikoleksi dari Gunung Gambuta.

Begonia gambutensis memiliki kekhasan berupa warna rambut-rambut halus yang terdapat pada batang dan daunnya. "Bagian vegetatif bunga ini ditutup rapat oleh rambut-rambut halus yang berwarna crimson (merah)," kata Wisnu.

Ciri khas lainnya adalah susunan perbungaan jantan yang kompleks disertai percabangan serta tenda bunga betina yang berbentuk telur terbalik.

Wisnu Handoyo Ardi Bunga betina Begonia gambutensis

Selain itu, ada pula begonia yang "bermarga" Siregar, Begonia siregarii. Spesies bunga ini ditemukan di Tana Toraja. Nama tanaman setinggi 1 meter ini diambil dari nama Kepala Kebun raya Bogor periode 2009-2014, Mustaid Siregar.

Begonia siregarii, kata Wisnu, memiliki kemiripan dengan jenis begonia lain, yakni Begonia prionota.

"Jenis ini berbeda pada karakter tepian daunnya," kata Wisnu lewat surat elektronik kepada Kompas.com, Selasa (12/8/2014). Begonia siregarii punya tepian daun yang rata hingga bergerigi halus.

Begonia dari wilayah yang terkenal dengan kopinya yang nikmat itu juga punya tangkai perbungaan betina yang lebih panjang dan tepian tenda bunga betina yang rata.

Wisnu Handoyo Ardi Begonia siregarii

Penemuan dua jenis begonia itu dipublikasikan di Edinburg Journal of Botany pada Juli 2014. Dua spesies tersebut sebenarnya sudah menjadi koleksi Kebun Raya Bali sejak tahun 2008. Namun, Wisnu dan rekannya baru dapat mengidentifikasinya baru-baru ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Kita
Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Oh Begitu
6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

Kita
Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Oh Begitu
Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Fenomena
Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Oh Begitu
Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Oh Begitu
Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.