Kompas.com - 02/08/2013, 07:19 WIB
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Arkeolog asal Turki mengklaim telah menemukan peti batu yang memiliki fragmen dari salib yang digunakan untuk menyalib Yesus.

Fragmen yang diklaim sebagai bagian dari salib Yesus tersebut ditemukan di sebuah peti batu yang terletak di Gereja Balatlar, Provinsi Sinop, Turki.

Dilaporkan Today's Zaman, Rabu, peneliti juga menemukan batu yang dipahat dengan gambar salib dalam ekskavasi itu.

"Kami telah menemukan benda suci dalam peti. Ini adalah bagian salib," kata pimpinan studi, Profesor Gulgun Koroglu, dari Mimar Sinan University of Fine Arts, Turki.

"Peti batu ini sangat penting bagi kita. Peti ini punya sejarah dan artefak paling penting yang kita temukan selama ini," kata Koroglu seperti dikutip situs Hurryet Daily News, Rabu (31/7/2013).

Koroglu mengatakan, dirinya telah melakukan penelitian di gereja yang telah dibangun sejak tahun 660 itu sejak 2009. Ia juga menemukan bekas pemandian Roma dan lebih dari 1.000 tulang belulang.

Diberitakan NBC, Rabu, di masa lalu, Helena, Ibu Kaisar Konstantin, menemukan kayu salib itu lalu menyebarkan potongan ke pemimpin agama di Yerusalem, Roma, dan Konstantinopel (kini Turki).

Pada abad ke-4, Santo Cycril dari Yerusalem mengatakan bahwa potongan kayu salib telah menyebar ke seluruh dunia.

Sementara Santo Cycril dari Nyssa mengatakan bahwa kayu itu menyimpan khasiat bagi semua orang walaupun berasal dari pohon yang tak berharga.

Pada abad ke-16, seorang teolog Protestan, John Calvin, dengan bercanda mengatakan bahwa jika potongan kayu itu dikumpulkan, ukurannya akan sangat besar untuk diangkut dengan kapal.

Meski demikian, arkeolog Perancis dari abad 19, Charles Rohault de Fleury, mengatakan bahwa jika dikumpulkan, kayu itu cuma setara dengan sepertiga pohon setinggi 3-4 meter.

Peninggalan terkait Yesus bukan kali ini saja ditemukan. Sebelumnya, ada arkeolog yang mengklaim telah menemukan makam Yesus hingga injil yang mengindikasikan bahwa Yesus beristri.

Sampai sekarang, dua temuan tersebut belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Demikian juga dengan temuan fragmen salib di Turki ini. Fragmen salib yang ditemukan ini masih akan dipelajari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.