Kompas.com - 15/07/2013, 09:50 WIB
Mars dan Jupiter akan menghiasi langit selepas santap sahur hingga menjelang fajar minggu ini. Jumat (19/7/2013), Merkurius akan menyusul. Ketiga planet itu akan ditemani oleh dua bintang terang, Sirius dan Betelgeuse. StellariumMars dan Jupiter akan menghiasi langit selepas santap sahur hingga menjelang fajar minggu ini. Jumat (19/7/2013), Merkurius akan menyusul. Ketiga planet itu akan ditemani oleh dua bintang terang, Sirius dan Betelgeuse.
|
EditorYunanto Wiji Utomo

KOMPAS.com — Seminggu lalu, ada International Space Station (ISS) yang melewati langit Indonesia meramaikan acara selepas santap sahur. Minggu ini, ada apa?

Simulasi perangkat lunak astronomi Stellarium menunjukkan, ada tiga planet dan dua bintang terang yang akan mewarnai langit selepas santap sahur alias menjelang fajar. Tiga planet itu adalah Mars, Jupiter, dan Merkurius. Dua bintang yang akan tampak adalah Betelgeuse dan Sirius.

Mars dan Jupiter sebenarnya sudah tampak sejak Senin (15/7/2013) menjelang fajar, mulai sekitar pukul 04.30 WIB. Dua planet ini tampak sangat berdekatan, bisa diamati bersamaan.

Bila kedekatan dua planet hari ini terlewatkan, tak perlu khawatir. Duo planet ini masih akan tampak sepanjang minggu ini setiap menjelang fajar. Setiap kali setelah santap sahur atau menunaikan ibadah shalat Subuh, dua planet ini bisa dilihat.

Jupiter akan tampak lebih cerlang dengan magnitud -1,47, sementara Mars 1,79. Magnitud menyatakan, kecerlangan benda langit, semakin kecil nilainya berarti benda langit itu akan tampak makin cerlang.

Sementara itu, mulai Jumat (19/7/2013) nanti, duo planet tersebut akan ditemani oleh Merkurius. Planet terdekat dengan Matahari ini akan tampak dengan magnitud 1,77 mulai sekitar pukul 05.00 WIB. Karena bertepatan dengan fajar, mungkin kenampakan planet ini akan sulit diidentifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bersamaan dengan tampaknya ketiga planet tersebut, akan tampak pula dua bintang terang, yaitu Sirius si bintang paling terang dilihat dari Bumi dan Betelgeuse. Sirius akan tampil dengan magnitud -1,45 atau mudah diamati.

Tiga planet dan dua bintang yang akan tampil minggu ini bisa diamati di langit timur menjelang fajar. Untuk bisa mengamatinya secara maksimal, dibutuhkan binokuler atau teleskop, walaupun pengamatan dengan mata telanjang juga dimungkinkan bila jeli. Perlu mencari tempat lapang dan jangan lupa baju hangat.

Semua benda langit itu akan tampak dengan satu syarat, tak ada mendung dan hujan yang menghalangi. Bila mendung dan hujan terjadi seperti beberapa waktu belakangan, maka harus menyampaikan wasalam pada semua benda langit itu.

Selain pemandangan menjelang fajar, malam hari pada minggu ini juga menarik. Bulan si satelit Bumi juga akan tampak berdekatan dengan Saturnus. Selasa (16/7/2013), Bulan akan berada di bawah Saturnus, sedangkan pada Rabu (17/7/2013) akan tampak di sebelah kiri planet bercincin itu.

Untuk para penggemar astrofotografi, kenampakan banyak benda langit ini adalah saat menarik untuk memotret. Bila mendapatkan foto bagus, jangan sungkan untuk berbagi dengan Kompas.com lewat e-mail redaksikcm@kompas.com.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Virus Corona Varian Omicron Terdeteksi di Malaysia dan Singapura

Oh Begitu
Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Benarkah Obat Sotrovimab Efektif Lawan Omicron? Ini Kata Pakar UGM

Oh Begitu
Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Kasus Laura Anna Lumpuh karena Dislokasi Tulang Leher Setelah Kecelakaan, Kondisi Apa Itu?

Fenomena
4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

4 Makanan Pahit Namun Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Oh Begitu
BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

BMKG: Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember

Fenomena
Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Video Viral Siswi SMA Mencoba Bunuh Diri karena Video Asusila Tersebar, Apa Dampaknya bagi Korban?

Kita
Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Apa Itu Sotrovimab, Obat Antibodi yang Disebut Mampu Lawan Omicron?

Oh Begitu
Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Inggris Setujui Obat Covid-19 Sotrovimab, Tampaknya Bisa Lawan Omicron

Oh Begitu
Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Cara Unik Semut Bagikan Informasi pada Kawanannya, Muntahkan Cairan ke Mulut Satu Sama Lain

Oh Begitu
Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Imunisasi Kejar, Susulan Imunisasi Dasar yang Tertunda untuk Anak

Oh Begitu
Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Orbit Bumi Berfluktuasi Pengaruhi Evolusi, Ilmuwan Temukan Buktinya

Fenomena
[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

[POPULER SAINS] WHO: Dunia Ciptakan Ladang Subur bagi Varian Baru Berkembang | Robot Pertama yang Bisa Bereproduksi

Oh Begitu
5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

5 Bintang Paling Terang yang Menghiasi Langit Malam

Oh Begitu
Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Dahsyatnya Letusan Gunung Vesuvius Setara Bom Atom Hiroshima, Ini Kata Arkeolog

Fenomena
4 Tahapan Siklus Menstruasi

4 Tahapan Siklus Menstruasi

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.