Imunoterapi Terbukti Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker

Kompas.com - 08/02/2020, 13:04 WIB
Ilustrasi pengobatan kanker paru melalui metode imuno onkologi. SHUTTERSTOCKIlustrasi pengobatan kanker paru melalui metode imuno onkologi.

Bahkan, terapi ini juga dapat memberikan manajemen perawatan kanker jangka panjang.

Terdapat perbedaan fungsi dari pengobatan dengan imunoterapi dengan terapi-terapi sebelumnya itu.

"Berbeda dengan kemoterapi yang berfungsi untuk membunuh sel kanker, imuno onkologi bekerja menggunakan sistem imun tubuh untuk menyerang sel kanker," kata Executive Director Asia Pasific Medical Affairs MSD, dr Aileen Dualan, Jakarta, Rabu (6/2/2020).

Mekanisme pengobatan yang dilakukan dalam imuno onkologi atau imunoterapi ini diberikan melalui infus yang dipasangkan ke pasien.

Pengobatan terbaru ini juga dianggap lebih baik dari sisi efek samping pengobatannya daripada kemoterapi.

Di antaranya yaitu lebih sedikit dalam kerontokan rambut, berkurang sakit kepala parah dan mual yang dirasakan oleh pasien setelah terapi.

Menurut penelitian, angka harapan hidup lima tahun pasien yang menjalani terapi imuno onkologi mencapai 5-6 kali lipat dibandingkan dengan kemoterapi.

"Bahkan bisa dibilang (dengan imunoterapi) ini 15 kali lipat pada pasien yang merespon terapi dengan baik, dan ini adalah angka harapan hidup yang baik untuk pasien dengan kanker paru," ujarnya.

Baca juga: Mengenal Imunoterapi, Pengobatan Terkini Kanker Paru

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X