Penyu Hijau yang Diselamatkan Keluarkan Tinja Berisi 13 Gram Plastik

Kompas.com - 31/01/2020, 12:06 WIB
Seekor penyu hijau dari pesisir Argentina diketahui memiliki 13 gram sampah plastik di perutnya. Seekor penyu hijau dari pesisir Argentina diketahui memiliki 13 gram sampah plastik di perutnya.

KOMPAS.com - Sampah plastik adalah momok yang sangat mengkhawatirkan bagi lingkungan, termasuk lautan.

Banyak hewan laut telah menjadi korban polusi plastik. Mereka mengonsumsi sampah plastik yang mengapung di laut, dan tak jarang pula yang mati karenanya.

Terbaru, kasus seperti ini dialami oleh seekor penyu hijau yang tersangkut jaring nelayan yang sedang mencari ikan di pesisir Argentina, 29 Desember lalu.

Ketika penyu itu dibawa ke Mundo Marino Foundation (MMF), kelompok konservasi di negara tersebut, diketahui bahwa ada sejumlah plastik tersangkut di saluran pencernaannya.

Baca juga: Awas, Bungkus Makanan Panas Pakai Kantong Plastik Picu Kanker Payudara

Dokter hewan yang memeriksa penyu itu mengatakan bahwa saat reptil itu mengeluarkan kotoran tinja, ada lebih dari 13 gram plastik yang ikut keluar. Jenis yang ditemukan antara lain tas nilon, jaring, dan aneka sampah plastik.

"Lewat radiografi, kami bisa melihat ada benda asing di dalam perut penyu ini. Oleh karena itu, kami melakukan perawatan dengan obat yang meningkatkan gerakan peristaltik (pergerakan saluran cerna) agar penyu bisa mengeluarkan plastik itu," kata Ignacio Peña, seorang dokter hewan di Yayasan MMF, dilansir IFL Science, Senin (27/1/2020).

"Penyu itu sudah bisa makan daun hijau, terutama selada dan rumput laut. Kami optimis dengan kemajuannya," imbuh dia.

Yayasan MMF mengatakan, ini bukan penyu pertama yang mereka tangani dalam keadaan menyedihkan.

Tahun ini saja, sudah ditemukan dua penyu lain dengan sampah plastik di perutnya. Yang satu ditemukan dalam keadaan mati, sementara satunya harus dirawat karena kondisinya yang mengkhawatirkan.

Penyu hijau (Chelonia mydas) masuk ke dalam spesies terancam punah menurut IUCN Red List.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X