INFOGRAFIK: Wabah Virus Corona dari China, Ini Peta Persebarannya

Kompas.com - 24/01/2020, 09:30 WIB
Wabah Virus Corona KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoWabah Virus Corona


KOMPAS.com - Wabah virus corona ( coronavirus) telah merebak ke sejumlah negara, bahkan di China telah menginfeksi lebih dari 600 orang dan menewaskan 17 orang.

Sejumlah negara melaporkan beberapa warganya terpapar dan terinfeksi virus, setelah melakukan perjalanan dari kota Wuhan, China.

Virus yang diketahui mulai merebak di China pada akhir 2019 itu, kini semakin meluas.

Mendekati perayaan Tahun Baru Imlek, ribuan orang terjebak karena pemerintah setempat mulai menutup akses transportasi dari dan menuju kota Wuhan.

Dilansir dari CNN, Kamis (23/1/2020), pemerintah China akhirnya menutup dan mengisolasi kota Wuhan dan Huanggang akibat wabah ini.

Sedikitnya, kota berpenduduk 11 juta jiwa itu harus diisolasi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona lebih luas lagi.

Sebab, penyebaran virus ini secara bersamaan telah dilaporkan sejumlah negara yang warganya sempat mengunjungi kota Wuhan, lokasi pertama ditemukannya virus corona jenis baru ini.

Baca juga: [Update 24 Januari] Wabah Virus Corona Sudah Terdeteksi di 10 Negara

Lalu, negara mana saja yang telah melaporkan adanya virus corona jenis Novel coronavirus (nCoV). Berikut peta persebaran wabah virus corona di Asia dan sejumlah negara.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Wabah Virus Corona

Baca tentang


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X