Kompas.com - 18/01/2020, 18:04 WIB
Ilustrasi paru-paru yodiyimIlustrasi paru-paru

KOMPAS.com - Pneumonia Wuhan asal China meresahkan masyarakat dunia. Apalagi pneumonia ini tergolong penyakit baru dan belum ada pencegahan serta pengobatannya.

Bagaimana cara kita menjaga diri agar tidak terkena virus misterius China ini?

Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PP-PDPI), DR Dr Erlina Burhan MSc SpP(K), menyampaikan bahwa isu ini juga sedang menjadi sorotan ahli medis dan juga Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Kasus Pneumonia China, WNI Diimbau untuk Tunda Pergi ke Wuhan

Hingga saat ini, kata Erlina, WHO masih terus melakukan penyelidikan dan pengamatan terkait hal-hal yang berkaitan dengan munculnya pneumonia jenis baru ini.

"Sampai sekarang penyebab pastinya dari hewan apa juga belum bisa dipastikan. WHO masih terus dalam penyelidikan," kata Erlina dalam acara "Outbreak Pneumonia di Tiongkok", Jumat (17/1/2020).

Namun menyikapi persoalan itu, PDPI menyarankan beberapa hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Masyarakat diminta tidak panik.

2. Masyarakat tetap harus waspada terutama bila mengalami gejala demam, batuk disertai kesulitan bernapas agar segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat.

3. Health advice dengan melakukan beberapa hal seperti berikut.

- Melakukan kebersihan tangan rutin, teruyama sebelum memegang mulut, hidung dan mata, serta setelah instalasi publik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X