Kenapa Gempa dan Tsunami Mentawai 2010 Langka, Begini Penjelasan Ahli

Kompas.com - 15/01/2020, 13:33 WIB
Gempa di sekitar Mentawai pada Selasa (21/6/2016). volcanodiscovery.comGempa di sekitar Mentawai pada Selasa (21/6/2016).


KOMPAS.com - Gempa bumi tsunami di Mentawai pada 2010 oleh para ilmuwan dianggap menjadi peristiwa yang jarang terjadi.

Dijelaskan oleh Dosen dan Peneliti di Departemen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Gayatri, gempa bumi dan tsunami di Mentawai berkaitan dengan besaran gempa dan dampaknya.

"Maksudnya, jarang terjadi itu adalah gempa dengan magnitude tidak terlalu besar tapi menyebabkan tsunami, jarang terjadi di mana pun di dunia," kata Gayatri kepada Kompas.com, Rabu (15/1/2020).

Pada umumnya, kata dia, gempa yang dapat menyebabkan tsunami merupakan gempa dengan magnitudo besar yaitu sekitar M=9 atau lebih dari itu.

Baca juga: Memahami Gempa Pembuka Lewat Lindu di Nias Selatan dan Mentawai

Diakui dia, jarang sekali gempa dengan magnitudo sedang seperti di Mentawai tahun 2010 dengan M 7,8 akan diikuti oleh peristiwa tsunami.

Sehingga gempa dan tsunami pada waktu itu disebut sebagai rare events atau jarang terjadi.

Masih menurut Gayatri, kejadian itu bisa terjadi karena gempa yang terjadi pada saat itu mengenai sedimen yang lunak (endapan dasar laut) yang tebal bawah laut di daerah tersebut, sehingga energi gempa mampu menggerakkan massa batuan yang lebih besar pada sedimen bawah air tersebut.

"Akibatnya, terjadi gangguan signifikan pada tubuh air, dan terjadilah tsunami," kata dia.

Kenapa gempa bumi tsunami sulit terasa getarannya?

Menjawab hal itu, Gayatri menekankan gempa bumi yang dapat menyebabkan getaran terasa atau tidak, bukan hanya dari faktor besaran magnitudonya saja.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Gempa Bumi Terjang Mentawai, Ratusan Orang Meninggal

Melainkan juga ditentukan oleh jarak jauh atau dekatnya dari sumber gempa, dan juga tipe batuan atau sedimen di bawah wilayah kejadian tersebut seperti apa.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X