Kompas.com - 14/01/2020, 17:02 WIB

KOMPAS.com - Melakukan seks anal memiliki risiko tinggi menderita penyakit pada saluran cerna bagian bawah, yakni anus dan rektum.

Akademisi dan praktisi di Divisi Gastroentologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam, sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- RSCM, dr Ari Fahrial Syam, mengatakan bahwa dampak luka pada bagian anus dan rektum, dapat terjadi jika anal seks dilakukan tanpa menggunakkan lubrikan.

"Luka pada bagian itu, meningkatkan risiko infeksi menular seksual virus dan juga infeksi bakteri," kata Ari dalam acara bertajuk 

1. Infeksi menular seksual (virus)

Infeksi menular seksual yang bisa terjadi antara lain HIV, Herpes, Hepatitis dan Human Papiloma Virus.

Human Immunodeficiency Virus (HIV)

Pada orang yang melakukan seks anal, dikarenakan anus tidak memiliki lubrikasi alami seperti vagina, penetrasi yang terjadi dapat merobek jaringan bagian dalam anus. Hal tersebut memungkinkan bakteri dan virus untuk masuk melalui aliran darah.

Untuk diketahui, risiko anus terpapar HIV adalah 30 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan pasangan yang melakukan seks vaginal.

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

Human Papiloma Virus (HPV)

Dengan alasan yang sama, anus tidak memiliki lubrikasi dan penetrasi dapat menyebabkan luka bagian dalam anus. dr Ari menyebutkan, paparan HPV sangat mungkin terjadi dan dapat menyebabkan perkembangan kutil anus serta kanker anus.

Hepatitis

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.