2 Orang Jadi Korban, Begini Cara Aman Tangani Sarang Tawon Ndas

Kompas.com - 16/11/2019, 13:04 WIB
Vespa affinis Maluco1968/WikipediaVespa affinis

KOMPAS.com - Dua warga Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia setelah disengat tawon Vespa affinis atau sering juga disebut dengan tawon endhas atau tawon ndas oleh warga lokal.

Dalam pemberitaan Kompas.com sebelumnya, petugas Damkar Klaten, Eddy Setiawan, mengatakan bahwa kemunculan tawon ndas di daerah tersebut meningkat pesat.

Menurut Eddy, selama 2017 pihaknya telah memusnahkan sebanyak 217 titik lokasi sarang tawon. Kemudian tahun 2018 ada sebanyak 207 titik lokasi sarang tawon dan tahun 2019 ada 236 titik lokasi sarang tawon.

"Tapi kemarin sempat konsultasi ke LIPI siklus hidup tawon berada di wilayah panas dan masa bertelurnya ketika memasuki musim penghujan (November)," kata Eddy.

"Bulan-bulan seperti ini (November) akan banyak dijumpai sarang tawon ini di permukiman," imbuhnya.

Baca juga: Mengenal Tawon Ndas yang Kembali Renggut Nyawa Warga Klaten

Menanggapi peristiwa ini, peneliti serangga di Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Dr Rosichon Ubaidillah MPhill angkat bicara ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (16/11/2019).

Dia berkata bahwa meskipun keberlangsungan hidup tawon ndas tidak mengenal musim-musim tertentu untuk bisa hadir di lingkungan sekitar Anda, umumnya di musim kemarau tawon ndas akan lebih banyak dan agresif.

"Saya kira penyebab semakin sering ada kejadian karena perubahan tata guna lahan yang mengganggu habitat mereka," ujar dia.

Rosichon pun membagikan beberapa cara aman menangani tawon ndas bila ada yang masuk atau bersarang di rumah.

1. Kalau yang masuk rumah hanya satu individu, jangan diganggu dan biarkan saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X