30 Landak Jawa di Lepas ke Alam Liar dalam Rangka Hari Cinta Puspa

Kompas.com - 13/11/2019, 17:33 WIB
LIPI melepasliarkan sebanyak 30 ekor landak jawa (Hystrix Javanica) di Taman Nasional Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah. dok. LIPILIPI melepasliarkan sebanyak 30 ekor landak jawa (Hystrix Javanica) di Taman Nasional Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah.

KOMPAS.COM- Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) dan Kementrian Lingkungan Hidup menggelar acara peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019.

Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cahyo Rahmadi, mengaku bahwa kegiatan ini merupakan agenda wajib dan sudah berjalan tiga kali.

"Kegiatan ini sudah ketiga kalinya digelar dan merupakan kegiatan wajib penelitian untuk berkontribusi pada kegiatan konservasi, “ Ujar Cahyo.

Salah satu dari rangkaian acara, yaitu melepasliarkan 30 ekor landak jawa (Hystrix Javanica) di Taman Nasional Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah (12/11/2019)

Baca juga: Rencana Pembuatan Jalur Sutra, Mungkinkah Satwa Invasif Ancam Indonesia?

Lokasi pelepasliaran landak jawa dilakukan di tiga tempat yang berbeda, yaitu Candilaras dan Mongkrong di Boyolali, dan di Pakis, Magelang.

Landak jawa adalah satwa pemakan tumbuhan dan memiliki peranan ekologi sebagai pemencar biji,” Ungkap Inayah, Peneliti zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI.

Inayah menjelaskan, landak jawa merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia. Selain itu, landak jawa dapat meningkatkan aerasi tanah dan penetrasi air di lingkungan sekitarnya ketika sedang menggali tanah.

Penelitian landak jawa telah dilakukan selama sepuluh tahun di Pusat Penelitian Biologi LIPI dengan mempelajari aspek perilaku, nutrisi, anotomi-fisiologi, dan reproduksi landak jawa.

Baca juga: Burung Julang, Satwa Endemik Sulawesi yang Populasinya Terus Berkurang

“Selama kurun waktu tersebut kegiatan penelitian telah menghasilkan keturunan kedua landak jawa sekitar 100 ekor,” sambungnya

Sebelum dilepas, landak jawa melakukan habituasi pakan di penangkaran agar dapat menyesuaikan pakan alami di alam liar.

“Selama habituasi pakan, peneliti juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengamatan perilaku landak jawa,” tutup Inayah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Deteksi Kilat Corona, Swab Antigen Lebih Akurat dibanding Rapid Test

Oh Begitu
Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Ahli Kini Tahu Alasan Perubahan Warna Kulit pada Pasien Covid-19

Oh Begitu
Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Kemoterapi Pasien Kanker yang Kena Covid-19 Tidak Berisiko Kematian

Oh Begitu
Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Lolos dari Maut, Kumbang Ini Bertahan Hidup meski Telah Dimakan Katak

Oh Begitu
Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Rahasia Alam Semesta: Seberapa Besar Alam Semesta ini?

Oh Begitu
Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Sering Tidak Terdiagnosis, Kenali Penyakit Autoimun Sjogren's Syndrome

Oh Begitu
Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Seri Baru Jadi Ortu: Bayi Pilek, Bagaimana Cara Sedot Ingusnya?

Oh Begitu
Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Diabetes Penyakit Turunan, Mungkinkah Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?

Fenomena
Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Studi Temukan, OTG Corona Sama Menularnya dengan yang Bergejala

Oh Begitu
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19

Fenomena
Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Unika Atma Jaya Jakarta Resmikan Laboratorium Covid-19 Aman Lingkungan

Oh Begitu
AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

AI Bisa Jadi Alat Transformasi Sampah Menjadi Produks Bernilai Seni, Kok Bisa?

Oh Begitu
Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Waspada, Penderita Diabetes Pengidap Covid-19 Lebih Banyak Meninggal

Oh Begitu
Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Penciptaan AI Juga Butuh Etika, Apa Maksudnya? Ini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X