Burung Julang, Satwa Endemik Sulawesi yang Populasinya Terus Berkurang

Kompas.com - 27/08/2018, 10:44 WIB
Burung Julang Sulawesi atau Rangkong di Taman Wisata Alam Bancea, Pamona Selatan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Burung Julang Sulawesi atau Rangkong di Taman Wisata Alam Bancea, Pamona Selatan Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.


POSO, KOMPAS.com - Pihak berwenang di Sulawesi Tengah masih melakukan penyelidikan atas aksi perburuan liar satwa burung Julang Sulawesi atau burung Rangkong di wilayah Kolonodale, Morowali Utara.

Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah mengatakan, populasi satwa endemik Sulawesi yang dilindungi itu semakin berkurang meskipun masih dapat dilihat di hutan kawasan konservasi dan hutan lindung.

Beberapa waktu terakhir, Balai Penegakan Hukum (GAKKUM) Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah 2 Sulawesi berupaya mengungkap perburuan liar yang mengakibatkan matinya dua ekor burung Julang Sulawesi atau Rangkong yang dikenal sebagai burung endemik Sulawesi.

Baca juga: Burung Forgmouth di Australia Jalani Transplantasi Bulu, Ini Tujuannya

Kasus ini bermula dari unggahan seorang pemilik akun Facebook pada 13 Agustus 2018 yang memperlihatkan foto seorang laki-laki memegang dua ekor burung Rangkong atau Julang Sulawesi dalam kondisi mati akibat luka tembak senjata angin di Kolonodale, Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Screen shoot facebook yang memperlihatkan dua burung Julang Sulawesi yang mati akibat Perburuan Liar di Kolonodale, Morowali Utara Sulawesi Tengah. Screen shoot facebook yang memperlihatkan dua burung Julang Sulawesi yang mati akibat Perburuan Liar di Kolonodale, Morowali Utara Sulawesi Tengah.

Unggahan foto itu kemudian mendapat kecaman warganet yang sekaligus mendesak pihak berwenang agar mengusut dan menangkap pelaku.

SH Subagio, Kepala Seksi Wilayah 2 Balai GAKKUM Sulawesi kepada VOA Kamis (23/8/2018) mengatakan laki-laki dalam foto yang teridentifikasi berinisial R itu merupakan warga Poso dan telah dimintai keterangan oleh petugas.

Dalam pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku hanya berfoto dengan kedua burung yang telah mati ditembak oleh pemburu lain.

"Kami perlu dalami lagi pengakuannya karena memang kami tidak bisa memaksakan dia mengaku dia yang melakukan perburuan itu. Jadi, kami lagi pengembangan dalam artian penyelidikannya," jelasnya.

 

Tentang burung Julang Sulawesi

Julang Sulawesi (Aceros cassidix) yang umumnya dikenal masyarakat Sulawesi Tengah dengan nama Burung Alo, memiliki ciri khas berparuh besar warna kuning dan memiliki kantung biru pada tenggorokan. Warna tubuh umumnya hitam dan ekor berwarna putih.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X