Waspada Hujan Lebat dan Angin di Jabodetabek dan Wilayah Indonesia Lain

Kompas.com - 08/11/2019, 07:05 WIB
ilustrasi hujan shutterstockilustrasi hujan

KOMPAS.com - BMKG memprediksi potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di beberapa wilayah Indonesia hingga besok.

Prediksi ini dibuat berdasarkan pengamatan BMKg akan adanya siklon tropis Nakri di Laut China Selatan bagian utara.

Selain itu, ada juga sirkulasi siklonik di Vietnam (level 925/850hpa), sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua (level 925/700 hPa), sirkulasi siklonik di utara Australia (level 925/900 hPa), dan sirkulasi udara tertutup di Papua Barat.

Konvergensi pun terjadi di wilayah Laut Andaman, Kalimantan bagian utara, dan Samudera Pasifik utara Papua.

Ada juga belokan angin di wilayah Sumatera bagian utara dan tengah; Kalimantan bagian abarat, tengah dan timur; Sulawesi bagian tengah; Maluku bagian tengah; Papua barat; dan Papua.

Baca juga: Belum Rata, Hujan di Sejumlah Wilayah Bikin Suhu Indonesia Dingin

Low level jet stream (aliran udara dengan kecepatan tinggi) dengan kecepatan angin hingga di atas 25 knot juga berpotensi terjadi di Laut China Selatan bagian utara dan Samudera Hindia selatan Jawa Barat.

Oleh karena itu, BMKG memprediksikan potensi hujan lebat di Riau dan Kalimantan Utara pada hari ini (8/11/2019).

Kondisi ini masih bisa terjadi di Sumatera Selatan, Kalimantan Utara dan Gorontalo pada besok (9/11/2019).

Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Papua pada hari ini (8/11/2019).

Disertai petir, kondisi ini bisa berlanjut pada besok (9/11/2019) di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Jawa Barat, Jabodetabek, Kalimantan Barat dan Papua disertai petir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Menjelajahi Waktu ala Lorong Waktu, Mungkinkah Dilakukan oleh Manusia?

Prof Cilik
Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Bagaimana Situasi ODHA di Tengah Pandemi Corona? Ini Hasil Surveinya

Kita
[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

[VIDEO] Tanya Dokter: Benarkah Kalung Eucalyptus Efektif Tangkal Corona?

Oh Begitu
Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Ilmuwan Temukan Petunjuk Sumber Energi Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Hati-hati Cuaca Ekstrem di Indonesia Masih Berpotensi 3 Hari ke Depan

Fenomena
Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Unik, Tenyata Seekor Gajah Bisa Melahap 150 Kg Pakan dalam Sehari, Kok Bisa?

Fenomena
Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Infeksi Otak Langka dari Amoeba Pemakan Otak Ditemukan di Florida

Oh Begitu
Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Serba-serbi Hewan: Hiu Paus Punya Ribuan Gigi Kecil di Sekitar Mata

Fenomena
CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

CDC China: Virus Flu Babi Baru Tidak akan Jadi Pandemi Secepat Itu, Ini Penjelasannya

Fenomena
Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Dalam 10 Hari di India, 147 Orang Meninggal Dunia Akibat Serangan Petir

Fenomena
Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Kasus Baru Covid-19 di Amerika Serikat Meroket, Tapi Kenapa Kurva Kematian Rata?

Fenomena
239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

239 Ahli Sebut Virus Corona Menyebar di Udara, WHO Sangkal Bukti

Kita
Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Kementan: Roll On dan Inhaler Eucalyptus Sudah Terdaftar Badan POM

Oh Begitu
Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Kalung Aromaterapi Eucalyptus Kementan, Mengapa Belum Diuji Klinis?

Oh Begitu
Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Kementan: Kalung Aromaterapi Bukan Antivirus, tapi Aksesori Kesehatan

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X