3 Kelompok Pelajar Indonesia Raih Medali Emas di IEYI 2019

Kompas.com - 27/10/2019, 10:03 WIB
Muhammad Alim Ajid dan Muhammad Ismail Umar menciptakan Magic Pen. DOK. BIRO KERJA SAMA, HUKUM dan HUMAS LIPIMuhammad Alim Ajid dan Muhammad Ismail Umar menciptakan Magic Pen.

“Alat ini akan memudahkan pekerjaan orang-orang yang memerlukan presisi simetris dan kecepatan menggambar bangun datar, seperti guru sekolah dan arsitek,” tambah Neng Rizqi.

Medali emas ketiga berhasil diraih Muhammad Alim Ajid dan Muhammad Ismail Umar yang menciptakan Magic Pen.

Magic Pen digunakan untuk anak-anak yang memilki keterbatasan fisik, namun ingin mempelajari sistem elektronika sederhana.

“Mereka merasa kesulitan jika menggunakan anggota tubuh untuk menyambung atau memutuskan kabel-kabel listrik,” jelas Alim.

Baca juga: LIPI Buka Science Expo 2019 untuk Membumikan Sains ke Masyarakat

Mereka menggunakan gel dari ekstrak dari belimbing wuluh atau Averhoa bilimbi sebagai penghantar arus listrik pengganti kabel.

“Gel ini juga aman, ekonomis, serta ramah lingkungan,” tutupnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X