Siswa SMA 2 Wonosobo Ciptakan Pengisi Baterai Ponsel Tanpa Listrik

Kompas.com - 26/10/2019, 19:39 WIB
Obah energy, penghasil dan penyimpan energi listrik dari tenaga manusia atau hanya melalui gerakan saat beraktivitas. ellyvon pranitaObah energy, penghasil dan penyimpan energi listrik dari tenaga manusia atau hanya melalui gerakan saat beraktivitas.

KOMPAS.com - Dalam beraktivitas, manusia akan selalu bergerak. Lantas untuk dapat beraktivitas, manusia modern kini tidak bisa dilepaskan dari ponsel.

Seorang pelajar SMA 2 Wonosobo yang bernama Ravi Ramadhani mendapat ide untuk menghubungkan keduanya lewat alat yang dinamakannya Obah Energy. Karyanya ini telah dipamerkan dalam International Exhibition for Young Inventors (IEYI) 2019.

Obah Energy menghasilkan dan menyimpan energi listrik dari gerakan yang diciptakan saat beraktivitas. Batas maksimal yang dapat disimpan di dalam Obah Energy adalah 5000 volt.

"Jadi kita kan selalu bergerak, berjalan, sholat, atau apapun, terus juga setiap hari kita selalu pakai handphone, nah inilah kenapa saya tiba-tiba dapat ide kenapa kedua hal ini tidak dimanfaatkan saja," kata Ravi dalam acara Indonesia Science Expo 2019 di BSD Serpong, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Dengan Sedikit Listrik, Anda Bisa Punya Sepotong Kekuatan Gundala

Cara kerja dan penggunaan Obah Energy ini cukup sederhana.

Penggunanya hanya perlu membawa Obah Energy kemana pun saat beraktivitas. Obah Energy yang berisi magnetik akan ikut berguncang dan menghasilkan energi melalui kumparan yang ada pada badannya.

Energi inilah yang bisa dimanfaatkan untuk dapat mengisi daya pada baterai ponsel.

"Jadi, ini alat untuk menghasilkan energi listrik dari gerakan yang dilakukan. Entah itu kita bawa di saku, ataupun ditaruh di tas, yang penting ada guncangan. Guncangan yang dilakukan akan membuat magnetik yang ada ikut bergerak, berpengaruh juga ke kumparannya, dari situlah energi listrik dihasilkan, lalu disimpan," tuturnya.

Ravi menilai bahwa Obah Energy bisa menjadi alternatif yang lebih hemat dan ramah lingkungan daripada powerbank. Pasalnya, Obah Energy tidak membutuhkan tenaga listrik, surya, angin atau energi lainnya, selain energi dari gerak.

Baca juga: Anak SMAN 15 Semarang Bikin Masker Anti Mabuk, Ini Cara Kerjanya

Harapan Ravi

Belajar dari pengalamannya menciptakan Obah Energy, Ravi punya satu harapan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X