Kompas.com - 23/10/2019, 16:33 WIB

KOMPAS.com - Selama beberapa hari terakhir ini, wilayah Indonesia sedang mengalami cuaca panas.

Suhu maksimum bahkan bisa mencapai 38,8 derajat celcius seperti yang dicatatkan oleh Semarang dan Jatiwangi kemarin.

Sayangnya, menurut Kepala Bidang Analisis Variabilitas Iklim BMKG Indra Gustari, cuaca panas ini akan masih terasa hingga seminggu atau bahkan 10 hari ke depan di daerah-daerah selatan Jawa dan Nusa Tenggara.

Panasnya cuaca membuat masyarakat gelisah, terutama soal dampak kesehatannya.

Kompas.com pun menghubungi dr Yance Tengker, dokter umum di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) dr Oepomo, Surabaya, pada Selasa (22/10/2019) untuk mengetahui efek dari cuaca panas pada kesehatan.

Baca juga: Suhu Panas Landa Indonesia, BMKG Prediksi Sampai 10 Hari Ke Depan

Dokter Yance berkata bahwa risiko kesehatan yang paling umum dari cuaca panas adalah dehidrasi.

Lantas, bila paparan panas terus terjadi dan aktivitas terus dilakukan pada suhu tinggi, maka pemasalahan kesehatan yang bisa muncul berikutnya adalah kejang otot karena panas (heat cramp).

Heat cramp kemudian bisa berlanjut menjadi kepanasan parah (heat exhaustion) yang gejalanya meliputi keringat berlebi dan denyut yang lebih cepat, dan pingsan karena panas (heat syncope).

"Yang paling parah, dia terkena heat stroke (sengatan panas). Heat stroke kalau enggak ditangani dengan benar dan cepat bisa mengancam nyawa karena bisa menyebabkan gangguan fungsi organ," ujar dr Yance.

Untungnya, heat stroke bisa dicegah asal sejak kemunculan tanda awalnya sudah ditangani.

Baca juga: 2 Hari Berturut-turut, Semarang dan Jatiwangi Terpanas di Indonesia

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Dikira Benda Suci, Ukiran Burung Hantu dari Zaman Tembaga Ini Ternyata Mainan Anak

Oh Begitu
Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Pengertian Moonbow dan Proses Terbentuknya

Fenomena
Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Fosil Otak Tertua Ditemukan, Berusia 525 Juta Tahun

Oh Begitu
Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Mengenal Hiu Greenland, Ikan Hiu yang Bisa Hidup hingga 400 Tahun

Oh Begitu
5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

5 Makanan Sehat untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Ikan Tuna Mengandung Merkuri, Ini Cara Aman Mengonsumsinya

Oh Begitu
Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Mengapa Piranha Memiliki Gigi yang Sangat Tajam?

Oh Begitu
4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

4 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan bagi Wanita

Oh Begitu
Apa Makanan Ikan Piranha?

Apa Makanan Ikan Piranha?

Oh Begitu
Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Penyebab Terbentuknya Pelangi Merah

Fenomena
Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Di Mana Sel Sperma Diproduksi?

Kita
Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Cara Mencegah Resistensi Antimikroba dalam Perawatan Luka

Oh Begitu
Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Kandungan Susu Murni, Bisa untuk Menambah Berat Badan

Oh Begitu
5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

5 Ikan Hiu Tercepat di Dunia

Oh Begitu
Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Kencing Berbusa pada Anak, Apakah Berbahaya?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.