Lagi, Kapal Bekas Perang Dunia II Ditemukan di Dasar Samudera Pasifik

Kompas.com - 21/10/2019, 07:00 WIB
Kapal milik Jepang tersebut bernama Kaga, tenggelam pada 4 Juni 1942 di tengah peperangan yang kerap disebut The Battle of Midway. VULCAN.INCKapal milik Jepang tersebut bernama Kaga, tenggelam pada 4 Juni 1942 di tengah peperangan yang kerap disebut The Battle of Midway.

KOMPAS.com – Para sejarawan menghabiskan waktu berminggu-minggu mencari kapal bekas Perang Dunia II di dasar Samudera Pasifik.

Kapal milik Jepang tersebut bernama Kaga, tenggelam pada 4 Juni 1942 di tengah peperangan yang kerap disebut The Battle of Midway. Perang yang akhirnya dimenangkan oleh AS ini merupakan titik balik Perang Dunia II.

“Kalian bisa lihat sendiri kerusakannya. Dan sangat menggugah saat melihat video dari kapal-kapal ini, karena mereka merupakan makam perang,” tutur salah satu sejarawan dari Naval History and Heritage Command di Washington DC, Frank Thompson, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (20/10/2019).

Baca juga: Gadget Langka Milik Nazi di Era Perang Dunia II Dilelang Rp 2,8 MIliar

Frank sendiri berada di kapal selam peneliti bernama Petrel saat menemukan Kaga. Kapal tersebut karam saat ditembakkan sebanyak 30 kali dan dua buah torpedo oleh kapal milik AS, USS Nautilus.

Para peneliti menemukannya pada kedalaman 5.400 meter di bawah permukaan laut.

Para peneliti menemukan kapal ini pada kedalaman 5.400 meter di bawah permukaan laut.VULCAN.INC Para peneliti menemukan kapal ini pada kedalaman 5.400 meter di bawah permukaan laut.

Ditemukannya Kaga menambah daftar panjang dari 30 kapal perang yang ditemukan oleh Petrel. Kapal peneliti itu sendiri memiliki panjang 76 meter, bertujuan untuk meneliti ekosistem bawah laut dan menemukan lokasi kapal-kapal yang karam terutama pada Perang Dunia II.

Petrel didanai langsung oleh Co-founder Microsoft, Paul Allen, berkolaborasi dengan US Navy.

The Battle of Midway merupakan konfrontasi terdepan antara Jepang dan AS, berlokasi di Samudera Pasifik. Namun belum banyak artefak dari The Battle of Midway yang ditemukan oleh peneliti.

“Misi ini cukup unik karena kami meneliti keseluruhan medan perang,” tutur Rob Kraft, direktur dari operasi bawah laut yang mengoperasikan Petrel.

Dinamakan The Battle of Midway karena peperangan berlangsung dekat dengan Midway Atoll, sekitar 2.000 kilometer barat laut Honolulu (Hawaii).

Kaga ditemukan di Papahanaumokuakea Marine National Monument, sebuah area seluas 1,5 juta kilometer di Samudera Pasifik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jabodetabek, Ini Daftar Wilayahnya

Oh Begitu
Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Mengapa Hujan Seharian Bisa Menyebabkan Bencana Banjir?

Fenomena
Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Tidur Tengkurap Membuat Pasien Covid-19 Terhindar dari Ventilator, Kok Bisa?

Oh Begitu
Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Gempa Hari Ini: M 5, 1 Guncang Pandeglang Terasa hingga Malingping

Fenomena
Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Terlalu Banyak Makan Makanan Manis Bisa Melemahkan Sistem Kekebalan, Kok Bisa?

Oh Begitu
Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Ahli Sebut 140.000 Virus Baru Ditemukan di Usus Manusia

Oh Begitu
Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Kamasutra Satwa: Hewan Bonobo Lakukan Hubungan Sesama Jenis

Oh Begitu
3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

3 Misteri Alam Semesta Berpotensi dapat Nobel Prize, Jika Terpecahkan

Fenomena
Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Di Bawah Sinar UV, Bulu Hewan Ini Menyala Seperti Lampu Disko

Oh Begitu
Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Viral Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Peneliti Sebut karena Kelainan Genetis

Oh Begitu
Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Siapa yang Boleh Donor Terapi Plasma Konvalesen? Ini Syarat Lengkapnya

Kita
Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Sekali Suntik, Vaksin Johnson & Johnson Efektif Kurangi Risiko Covid-19

Fenomena
Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Jangan Minum Obat Pereda Nyeri Sebelum Divaksin Covid-19, Begini Penjelasan Ahli

Oh Begitu
Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Tingkat Imun Bisa Prediksikan Risiko Infeksi Covid-19 Gejala Berat

Oh Begitu
Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Penemuan Kebetulan Microwave, Alat Masak Canggih di Akhir Perang Dunia

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X