4 Kebiasaan Buruk yang Menganggu Fungsi Hati

Kompas.com - 16/10/2019, 07:04 WIB
Ilustrasi organ hati ShutterstockIlustrasi organ hati

KOMPAS.com - Hati adalah organ vital bagi tubuh manusia dan bagi semua vertebrata.

Hati memiliki banyak fungsi dalam tubuh kita, antara lain: menetralisir dan menawar racun, mengatur sirkulasi hormon, mengatur komposisi darah yang mengandung lemak, gula protein dan zat lain. Hati juga membuat cairan yang membantu pencernaan lemak, yaitu empedu.

Organ yang sangat penting ini sebenarnya memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya sendiri jika terjadi kerusakan. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan atau memperbaiki lebih panjang dari pada waktu yang dibutuhkan untuk merusak hati.

Beberapa kebiasaan sehari-hari yang sering kita lakukan dapat melemahkan kinerja hati sedikit demi sedikit, antara lain:

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Liver

Merokok

Merokok tidak hanya memiliki dampak negatif bagi kesehatan paru-paru, salah satu organ yang kinerjanya akan terganggu adalah hati itu sendiri. Hati harus bekerja lebih berat karena adanya zat-zat yang diterima saat menghirup asap rokok.

Dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk regenerasi sel-sel di hati dan malah dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Perokok aktif juga memiliki resiko penyakit hati lainnya seperti sirosis hati dan hepatitis.

Mengkonsumsi obat bila tidak terlalu diperlukan

Semua orang menginginkan jalan keluar yang cepat, begitu juga ketika sakit. Kita inginnya langsung sembuh dengan meminum obat. Kebiasaan seperti ini tidak baik karena kita tidak memberikan waktu untuk tubuh kita sembuh dengan sendirinya.

Beberapa obat seperti obat flu, pusing dan obat anti depresan biasanya sulit diurai oleh hati yang menyebabkan hati dipaksa bekerja lebih keras.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X