Bahaya Self Diagnosis di Balik Popularitas Film "Joker"

Kompas.com - 11/10/2019, 16:11 WIB
Salah satu adegan dalam film Joker. IMDbSalah satu adegan dalam film Joker.

Oleh Edo S. Jaya


BELAKANGAN ini banyak film-film mengangkat bahasan persoalan gangguan mental seperti film Joker dan Midsommar.

Berkat film-film ini, banyak orang mulai peduli pada persoalan kesehatan mental dan mulai peduli pada orang yang mengidapnya. Namun ada satu reaksi lain yang timbul: ada anak-anak muda yang mengglorifikasi gangguan mental sebagai sesuatu yang keren.

Banyak anak muda tanpa bantuan profesional kesehatan mental tak ragu menyatakan di media sosial bahwa mereka mengalami gangguan mental (self diagnosis).

Padahal self diagnosis ini berbahaya baik secara fisik maupun psikis.

Bahaya self-diagnosis gangguan mental

Sekarang hampir semua orang Indonesia baik muda maupun lanjut usia memiliki internet di genggamannya hampir 24 jam sehari.

Kini, ketika seseorang merasakan perasaan tidak nyaman dan kebingungan mengenai kondisi mental mereka, ia mungkin mencoba mencari penjelasan mengenai kesehatan mental di internet dan kemudian melakukan self diagnosis gangguan mental.

Self diagnosis berbahaya karena orang mungkin sampai pada kesimpulan yang salah terkait kondisi kesehatannya dan mengambil keputusan yang salah juga.

Beberapa pasien saya yang melakukan self diagnosis gangguan mental itu berujung menjadi pengguna narkotika dalam upaya mengobati diri.

Salah satu pasien saya akhirnya ketergantungan obat penenang karena dia merasa dirinya mengidap stres. Padahal menurut pemeriksaan saya, dia hanya memiliki “serangan panik” yang bisa ditangani dengan terapi psikologis satu sampai dua bulan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X