Wiranto Ditusuk, Bagaimana Pertolongan Pertama bila Ditusuk?

Kompas.com - 10/10/2019, 15:38 WIB
Menko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Menko Polhukam Wiranto mengimbau kepada masyarakat utuk tidak lagi turun ke jalan memprotes Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, dan RUU Minerba telah ditunda, hingga situasi di Papua dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATMenko Polhukam Wiranto memberikan keterangan pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (24/9/2019). Menko Polhukam Wiranto mengimbau kepada masyarakat utuk tidak lagi turun ke jalan memprotes Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, dan RUU Minerba telah ditunda, hingga situasi di Papua dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd.

KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal saat berada di Pandeglang, Banten pada Kamis (10/10/2019).

Menurut keterangan dokter Firmansyah, Direktur RSUD Berkah, Wiranto mengalami dua luka tusukan di perut bawah sebelah kiri.

Kompas.com menghubungi dr Yance Tengker, dokter umum di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) dr Oepomo, Surabaya, pada Kamis (10/10/2019).

Dokter Yance berkata bahwa perut menyimpan organ-organ yang vital bagi tubuh.

Penusukan perut bawah sebelah kiri, seperti yang dialami oleh Wiranto, bisa melukai kolon (usus besar) dan saluran berkemih. Bila yang ditusuk perempuan, luka pada lokasi yang sama juga bisa mengenai organ reproduksi.

Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Terkena Air Keras

"Semua organ di sekitar perut kalau tertusuk bahaya semua, karena bisa perdarahan di dalam rongga perut dan bisa juga menginfeksi rongga perut yang ujung-ujungnya juga ke arah kematian," ujarnya.

Apalagi bila yang terkena tusukan adalah ginjal atau liver, korban bisa mengalami pendarahan masif di daerah perut.

Untuk menolong korban yang terkena luka tusukan, Anda harus segera membawanya ke rumah sakit atau menghubungi nomor telepon darurat 112.

Selagi menunggu atau ketika masih dalam perjalanan, dr Yance menyarankan Anda untuk membebat tekan daerah yang terluka dan sekitarnya. Bila luka tusukan berada di tangan atau kaki, bebat tekan bisa dilakukan di atasnya.

Tujuan bebat tekan adalah untuk mengurangi aliran darah agar pendarahan tidak banyak yang keluar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X