Makanan Mentah vs Makanan yang Dimasak, Apa Efeknya pada Usus?

Kompas.com - 09/10/2019, 19:07 WIB
Ilustrasi TLFurrerIlustrasi

Seperti sebelumnya, para peneliti menemukan bahwa kentang atau ubi jalar yang dimasak versus yang mentah memengaruhi keragaman mikroba di usus. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku untuk makanan lainnya.

Menurut para penulis, hal ini mungkin terjadi karena kentang dan ubi jalar tidak seperti makanan lain dalam percobaan, di mana kentang dan ubi memiliki jumlah pati yang tinggi, tetapi sulit dicerna.

Pada tahap akhir penelitian, para peneliti bekerja sama dengan koki profesional dan merekrut lima wanita dan tiga pria yang sehat dengan rentang usia 24-40 tahun untuk menjadi subjek eksperimen.

Koki menyiapkan makanan nabati mentah atau dimasak, dan para peserta mencoba secara acak masing-masing makanan selama 3 hari. Setelah 3 hari, para peserta diminta menyerahkan sampel tinja ke laboratorium untuk dianalisis.

Pada akhir percobaan, setiap peserta telah mencoba setiap diet.

Seperti yang diduga, para peneliti menemukan perbedaan antara populasi bakteri usus setelah terpapar makanan mentah dan makanan yang dimasak. Namun, perbedaannya tidak sedrastis mikrobiota tikus.

Para peneliti pun berharap agar ke depannya, penelitian ini dapat dikembangkan untuk memahami bagaimana diet mentah dan diet makanan yang dimasak dapat memengaruhi kenaikan dan penurunan berat badan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X