Rahasia Tardigrade Makhluk Paling Tangguh di Bumi Terungkap

Kompas.com - 03/10/2019, 20:07 WIB
Tardigrade alias beruang air. Tardigrade alias beruang air.

KOMPAS.com - Dunia ilmiah sudah lama terkagum-kagum dengan ketangguhan tardigrade. Hewan mini ini diketahui mampu bertahan hidup meski telah mendapat radiasi, tekanan atau dingin ekstrem

Bahkan, sebuah penelitian pada tahun 2017 di jurnal Scientific Reports mengungkapkan bahwa hantaman asteroid, ledakan supernova hingga ledakan radiasi gamma antar bintang pun tak mampu membunuh seekor tardigrade.

Namun, bagaimana tardigrade bisa setangguh itu?

Sekelompok peneliti dair University of California (UC) San Diego mengungkap bahwa rahasianya ada pada cara kerja sebuah protein yang ditemukan pada makhluk ini.

Untuk diketahui, protein tersebut sudah ditemukan sebelum penelitian ini dirilis dan diketahui dapat melindungi tardigrade dari sinar X yang berbahaya. Namun, bagaimana protein ini bekerja dan melindungi masih menjadi teka-teki.

Baca juga: Inilah Tardigrade, Beruang Air yang Dibawa ke Bulan dan Selamat

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal eLife, para peneliti di UC San Diego menggunakan analisis biokimia dan mengungkapkan bahwa protein bernama Dsup (Damage suppression protein) ini terikat pada kromatin atau senyawa berisi DNA dan protein yang berada di dalam kromosom sel.

Ketika Dsup menempel pada kromatin, ia juga menciptakan sejenis awan pelindung yang melindungi sel dari efek molekul hydroxyl radicals. Molekul ini biasanya diproduksi akibat paparan sinar X.

James T Kadonaga, distinguished professor dan Amylin Endowed Chair di Lifesciences Education and Research, berkata bahwa para ahli kini telah mendapatkan penjelasan molekuler mengencai cara Dsup melindungi sel dari radiasi sinar X.

"Kami melihat bahwa ini ada dua bagian, sebagian mengikat pada kromatin dan sisanya menciptakan sejenis awan yang melindungi DNA dari hydroxyl radical," ujarnya.

Baca juga: 5 Hewan yang Akan Mewarisi Bumi setelah Manusia Tiada

Kadonaga pun menjelaskan bahwa dia menduga bahwa mekanisme ini sebetulnya bukan untuk melindungi tardigrade dari radiasi, melainkan untuk melawan hydroxyl radicals yang banyak terdapat di lingkungan berlumut tempat tinggal tardigrade.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X