Minyak Kelapa Sawit dan Karhutla di Indonesia, Apa Hubungannya?

Kompas.com - 30/09/2019, 17:32 WIB
Hingga kini, tercatat tiga perusahaan yang izinnya telah dicabut, yakni PT Hutani Sola Lestari, PT. Mega Alam Sentosa dan PT. Dyera Hutan Lestari Anton Raharjo/Anadolu Agency via Getty ImagesHingga kini, tercatat tiga perusahaan yang izinnya telah dicabut, yakni PT Hutani Sola Lestari, PT. Mega Alam Sentosa dan PT. Dyera Hutan Lestari

Kedengarannya bagus, apa masalahnya?

Minyak kelapa sawit sudah lama dihubungkan dengan lingkungan.

Para pemerhati lingkungan menegaskan, minyak kelapa sawit mendorong deforestasi di wilayah hutan hujan Asia Tenggara.

Dalam beberapa dekade terakhir, hujan terus ditebangi agar bisa membuka lahan perkebunan.

Saat hutan menghilang, habitat orangutan dan spesies langka makin terancam.

Banyak kelapa sawit ditanam di area lahan gambut yang berawa dan mudah terbakar ketika dikeringkan untuk bercocok tanam.

Pengembangan minyak kelapa sawit inilah yang berkontribusi pada perubahan iklim melalui kebakaran hutan karena ulah manusia. Kabut asap dari karhutla melepaskan karbon dioksika ke atmosfer dan asapnya menyumbat paru-paru.

Fakta sudah terpampang nyata, sayangnya pihak industri membantah bahwa hal ini patut disalahkan. Mereka mengatakan perkebunan kelapa sawit bukan sumber karhutla.

Baca juga: Wiranto Sebut Karhutla Tak Parah, Citra Satelit NASA Berkata Lain

Karhutla di Indonesia

Phys.org melaporkan, tingkat deforestasi Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahun. Dalam setengah abad terakhir, hutan hujan di Indonesia yang luasnya sekitar dua kali ukuran Jerman sudah habis ditebang, dibakar, dan terdegradasi.

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia adalah masalah yang kita hadapi setiap tahun. Namun perlu diketahui, bencana tahun ini jauh lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya karena cuaca kering dan musim kemarau yang lebih panjang.

Upaya menggunakan teknologi hujan buatan memang sudah dilakukan sejak terdeteksi ada titik panas. Namun, hal ini masih jauh dari cukup.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X