Kompas.com - 27/08/2019, 08:06 WIB
Ilustrasi serangan jantung stevanovicigorIlustrasi serangan jantung

Pertolongan awal

Serangan jantung merupakan keadaan darurat medis. Seseorang yang mengalami serangan jantung harus segera mendapat bantuan medis dan dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD). Dalam situasi ini, waktu berpacu dengan kekuatan otot jantung.

Penundaan merupakan kesalahan yang telah menelan jutaan jiwa setiap tahun. Pasalnya, serangan jantung seringkali disepelekan karena beberapa orang mengira rasa sakit akan menghilang dengan sendirinya. Jika Anda atau orang lain terkena serangan jantung, segera lakukan hal berikut:

  • Cari pertolongan medis. Hubungi rumah sakit/puskesma atau bawa penderita ke UGD terdekat. Setiap tahun jutaan orang meregang nyawa karena tidak segera mencari bantuan medis.
  • Beri penderita aspirin. Aspirin mencegah pembekuan darah dan dapat membantu memulihkan aliran darah pada arteri tersumbat dan terbukti mampu membantu kelangsungan hidup. Dikarenakan keadaan darurat, sebaiknya aspirin dikunyah untuk mempercepat proses penyerapan.
  • Praktikkan CPR (Cardiopulmonary resuscitation). Jika Anda berada dekat seseorang yang berhenti bernapas, segera lakukan CPR. Anda dapat menyimak langkah-langkah CPR dalam artikel Begini Cara Lakukan Resusitasi Jantung dan Paru-paru.

Pengobatan

Di menit-menit awal begitu terjadi serangan jantung, akan terjadi fibrilasi ventrikel (irama jantung berupa kondisi denyut jantung yang cepat dengan aktivitas listrik yang tidak menentu). Kondisi ini menimbulkan denyut jantung yang tidak stabil dan turunnya efektivitas pada otot jantung.

Berikut adalah pengobatan untuk serangan jantung

  • Obat-obatan seperti trombolitik (obat yang dapat membantu menghancurkan bekuan darah pada arteri dan aliran dara menuju jantung), angiotensin-converting enzym (obat yang berfungsi utuk memperlebat arteri serta mengurangi tertahannya aliran darah yang dipompa dari jantung), dan antikoagulan (obat yang membuat darah menjadi tidak beku) dapat mengobati serangan jantung.
  • Prosedur invasif seperti angioplasti (memasukan kateter tipis ke dalam arteri di paha dan bahu untuk membuka arteri dan memulihkan aliran darah dan jantung) dan bedah bypass (transplantasi pembuluh darah – yang diambil dari bagian lain dari tubuh – pada arteri koroner).

Baca juga: Mengenal Penyakit Jantung Bawaan, Kelainan Bawaan Paling Umum di Indonesia

Pemulihan

Bila serangan jantung berhasil diobati, maka masih ada pemulihan yang harus dilakukan untuk mempercepat penyembuhan jantung dan mencegah serangan jantung terjadi kembali.

Berikut adalah langkah-langkah pemulihan dari serangan jantung:

  • Mengendalikan stres. Aspek psikologis dari penyakit yang berhubungan dengan jantung dan aliran darah (kardiovaskular) masih menjadi misteri, tetapi terdapat konsensus jelas, bahwa banyak orang mengalami stres yang berlebihan. Setelah mengalami serangan jantung, cobalah sebaik mungkin untuk meminimalisir stres tersebut.
  • Olahraga rutin. Ketika pulih, jantung Anda secara bertahap menjadi kuat. Olahraga mampu meningkatkan proses tersebut.
  • Diet dan pengendalian berat badan. Sangat penting untuk Anda mengontrol asupan gizi dalam makanan Anda. Jika Anda masih ragu, sebaiknya Anda berkonsultasi pada ahli gizi untuk menyusun rencana pola makan Anda.
  • Berhenti merokok. Setiap rokok yang dihisap mempengaruhi tekanan darah dan denyut jantung. Merokok dapat mempercepat proses aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah). (Hana Nushratu)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

WHO Selidiki Keterkaitan Virus Corona dengan Hepatitis Akut Misterius pada Anak

Oh Begitu
Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kapan Seseorang Dikatakan Hipertensi? Kenali Gejalanya

Kita
Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Apakah Hepatitis Akut Misterius Berpotensi jadi Pandemi Berikutnya?

Oh Begitu
Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Surabaya Cuaca Terpanas di Indonesia, Berikut Wilayah dengan Suhu Paling Panas

Fenomena
BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

BMKG Ungkap 5 Penyebab Suhu Udara Panas dan Gerah Akhir-akhir Ini

Fenomena
Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Apa Itu Perilaku Manipulatif dan Ciri-cirinya

Kita
Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Cuaca Panas Indonesia, Pantau Suhu Maksimum Harian Lewat Link Ini

Oh Begitu
Nelayan Tangkap Ikan Pari Air Tawar Raksasa di Sungai Mekong, Seperti Apa?

Nelayan Tangkap Ikan Pari Air Tawar Raksasa di Sungai Mekong, Seperti Apa?

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.