Maurizio Sarri dan Apa Itu Pneumonia?

Kompas.com - 20/08/2019, 16:41 WIB
Maurizo Sarri diumumkan sebagai pelatih baru Juventus, Minggu (16/6/2019). TWITTER.com/JUVENTUSFCMaurizo Sarri diumumkan sebagai pelatih baru Juventus, Minggu (16/6/2019).


KOMPAS.com - Pelatih Juventus, Maurizio Sarri dilaporkan menderita pneumonia atau yang biasa dikenal dengan radang paru-paru.

Berdasarkan laman resmi klub sepak bola Juventus, pria berusia 60 tahun tersebut harus dirawat secara khusus setelah satu minggu mengalami flu.

Hingga saat ini, masih belum jelas sampai kapan pelatih kelahiran Napoli ini dapat kembali ke lapangan dan menemani Cristiano Ronaldo dkk guna mengatur permainan.

Apa itu pneumonia?

Seperti diberitakan Kompas.com, 23 Januari 2017, pneumonia kerap menyerang manusia yang sudah berusia lanjut. Salah satu alasannya adalah kekebalan tubuh yang menurun setelah usia 50 tahun.

Terlebih, kebiasaan buruk dengan pola hidup yang tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

"Dokter selalu merawat di rumah sakit para lansia jika mereka terkena pneumonia dan perawatan di rumah sakit itu amat penting ketika lansia tersebut pun memiliki masalah medis lain," kata Dr Len Horovitz, spesialis paru-paru dari Lenox Hill Hospital, New York City, waktu itu.

Dalam penyembuhannya pun bergantung pada penyebabnya, apakah disebabkan oleh virus atau bakteri. Jika berasal dari virus, kemungkinan besar lebih menular.

Baca juga: Ayah Merokok, Anak Berisiko Terserang Pneumonia

Sebagai langkah awal, biasanya dokter memberikan antibiotik meski belum diketahui penyebab mula penyakit ini. Terutama bila pasien merupakan lansia.

Bahaya Komplikasi

Dokter harus lebih hati-hati memberikan prognosis definitif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Kena Cahaya Bulan, Tubuh Tokek Gurun Ini Jadi Hijau Neon

Fenomena
CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

CDC: Varian Baru Virus Corona Inggris Mungkin Mendominasi pada Maret

Oh Begitu
Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Laut Makin Asam, Gurita Kembangkan Adaptasi Baru untuk Bertahan Hidup

Oh Begitu
9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

9 Syarat Penerima Vaksin dalam Program Vaksinasi Covid-19

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

[POPULER SAINS] Hoaks BMKG Imbau Warga Tinggalkan Mamuju | Kota yang Hilang karena Erupsi Gunung di Lombok

Oh Begitu
BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

BMKG: Banjir Manado Bukan Tsunami, tapi Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Oh Begitu
Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Letusan Gunung Berapi Awal Zaman Kapur Picu Pengasaman Laut

Fenomena
Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Laut Dalam Pantai Australia Dihuni Spesies Porifera Karnivora Ini

Fenomena
[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

[HOAKS] Gempa Mamuju, BMKG Bantah Intruksikan Warga Tinggalkan Mamuju

Fenomena
NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

NASA dan Boeing Uji Roket Superkuat untuk Misi Artemis ke Bulan

Fenomena
Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Banjir Kalimantan Selatan, Warga Diimbau Tetap Waspada Hujan 3 Hari ke Depan

Fenomena
Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Banyak Konsumsi Makanan Asin Berbahaya untuk Jantung, Kok Bisa?

Oh Begitu
Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Lagi, Gempa Bumi Ke-39 Kali Guncang Majene dan Mamuju

Oh Begitu
BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

BMKG Ungkap 2 Penyebab Banjir Manado yang Tewaskan 6 Orang

Oh Begitu
BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

BMKG: Banjir Kalimantan Selatan Akibat Cuaca Ekstrem Dipicu Dinamika Atmosfer Labil

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads X