Suhu Dingin sampai September, Bagaimana Cara agar Tidak Pilek?

Kompas.com - 06/08/2019, 19:06 WIB
Ilustrasi kedinginan. Ilustrasi kedinginan.

KOMPAS.com – Pada hari ini, banyak warganet yang mengeluhkan suhu dingin di Jawa. Menurut Kepala Subbidang Prediksi Cuaca BMKG, Agie Wandala Putra, suhu dingin ini akan berlanjut hingga September.

Hal ini pun menimbulkan berbagai pertanyaan, termasuk bagaimana menjaga kesehatan tubuh agar tidak jatuh sakit?

Salah satu jenis penyakit yang paling sering diasosiasikan dengan cuaca dingin adalah pilek atau yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai common cold.

Suhu dingin dan virus pilek

Dilansir dari Medical News Today, Selasa (23 Oktober 2018), meskipun cuaca tidak secara langsung menyebabkan sakit pilek, suhu dingin membuat rhinovirus penyebab pilek lebih mudah menyebar.

Buktinya, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Viruses pada 2016 menemukan bahwa penurunan suhu dan kelembapan selama tiga hari berturut-turut bisa meningkatkan risiko infeksi rhinovirus.

Baca juga: BMKG: Suhu Dingin di Jawa Akan Berlangsung hingga September

Lalu, studi terhadap tikus belanda yang dipublikasikan dalam Journal of Virology pada 2014 juga menemukan bahwa virus influenza paling mudah menular pada suhu lima derajat celcius.

Di Pulau Jawa, memang jarang ada daerah yang bisa mencapai suhu lima derajat celcius, tetapi jangan lupa kalau suhu yang lebih dingin dari biasanya juga bisa menganggu sistem respons imunitas tubuh sehingga kita menjadi lebih mudah terserang penyakit.

Pasalnya, menghirup udara dingin dan kering membuat pembuluh darah di saluran pernapasan atas menyempit untuk mempertahankan panas. Hal ini mungkin membuat sel darah putih lebih sulit mencapai membran mukosa untuk melawat virus.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X