Kompas.com - 22/07/2019, 18:02 WIB
YouTuber Gofar Hilman yang menggelar acara Ngobam (Ngobrol Bareng Musisi) bersama Didi Kempot di Wedangan Gulo Klopo, Kartosuro, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019) KOMPAS.com/RACHMAWATIYouTuber Gofar Hilman yang menggelar acara Ngobam (Ngobrol Bareng Musisi) bersama Didi Kempot di Wedangan Gulo Klopo, Kartosuro, Jawa Tengah, Minggu (14/7/2019)

KOMPAS.com - Kepopuleran Didi Kempot beberapa waktu belakangan terus meningkat. YouTuber Gofar Hilman bahkan sempat membuat konten khusus bertajuk ngobrol bareng musisi (Ngobam) bareng Didi Kempot.

Minggu (22/07/2019) malam, konten tersebut menjadi trending di twitter. Ini menunjukkan bahwa penyanyi yang dijuluki Godfather of Broken Heart ini masih begitu digandrungi.

Meski kebanyakan lagu-lagu Didi Kempot bernada dan berlirik patah hati, nyatanya musik tersebut mampu membius hati banyak orang. Bahkan, fans Didi Kempot berjuluk Sobat Ambyar yang menyimbolkan hati remuk saat mendengar lagu-lagu tersebut.

Baca juga: Sobat Ambyar, Ini Alasan Kita Senang Dengar Lagu Sedih Didi Kempot

Didi Kempot sendiri sangat produktif dalam menciptakan lagu-lagu sedih. Dalam laporan Kompas.com, Senin (22/07/2019), pria asal Solo itu bahkan lupa menulis berapa lagu.

"Ah lali (lupa) aku, ya mungkin ada 700 sampai 800 lagu," kata dia.

Sangat banyak, bukan? Produktivitas Lord Didi ini juga menimbulkan pertanyaan apakah rasa sedih memang bisa meningkatkan kreativitas?

Sejak ribuan tahun, orang memang berspekulasi bahwa ada hubungan erat antara kesedihan dan kreativitas. Banyak orang berpikir bahwa rasa kesengsaraan bisa membuat orang punya inovasi.

Psikolog sosial asal Australia membuktikan hal ini melalui serangkaian penelitian. Pria bernama Joe Forgas dari Universitas New South Wales itu menyelidiki manfaat dari suasana hati yang negatif.

Hasil kajiannya menemukan bahwa rasa sedih membuat kita lebih penuh perhatian dan berorientasi pada detail kolase yang dirasakan.

Hal ini bisa terlihat dari lagu-lagu Didi Kempot yang memperlihatkan detail-detail tempat dalam musik-musik ciptaannya. Kita bisa melihat dalam lagu berjudul Stasiun Balapan, Terminal Tirtonadi, Alun-alun Nganjuk, Tanjung Mas Ninggal Janji, dan lain sebagainya.

Halaman:


Sumber Wired
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Penyebab Tekanan Darah Tinggi yang Perlu Anda Waspadai

Kita
4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

4 Makanan yang Harus Dihindari Saat Idul Fitri, demi Cegah Penyakit dan Kenaikan Berat Badan

Oh Begitu
Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Dokter India Peringatkan Bahaya Mandi Kotoran Sapi untuk Cegah Corona

Kita
Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Covid-19 di India Membuat Banyak Jenazah Penuhi Tepi Sungai Gangga

Fenomena
3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

3 Tanaman Begonia Baru Endemik Sulawesi, Ada yang Spesies Langka di Asia

Fenomena
Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Hasil Riset: Sejak 1960, Manusia Ubah Daratan Seluas Eropa-Afrika

Oh Begitu
Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Daftar Herbal untuk Kolesterol, Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oh Begitu
Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Kasus Covid-19 Harian Melonjak, WHO Peringatkan Bahaya Varian India

Oh Begitu
WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

WHO: Tren Kasus Harian Covid-19 di Dunia Stagnan, tetapi Beberapa Negara Naik

Oh Begitu
Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Efek Kebanyakan Minum Kopi dan Berapa Batas Aman Minum Kopi

Oh Begitu
[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

[POPULER SAINS] 1 Syawal 1442 H Jatuh Besok Kamis | Alasan Idul Fitri Tahun Ini Bertepatan dengan Kenaikan Isa Almasih

Oh Begitu
7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

7 Herbal untuk Asam Lambung, Ada Bunga Kantil

Oh Begitu
Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Tumbuh Kembang Anak Kembar, Studi Ungkap Lebih Lambat Bicara

Oh Begitu
Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Hasil Sidang Isbat Idul Fitri: 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021

Oh Begitu
IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

IDAI: Belajar dari Negara Lain, Waspada Bahaya Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X