Kompas.com - 09/07/2019, 14:12 WIB
Ilustrasi bubble tea ShutterstockIlustrasi bubble tea

KOMPAS.com - Minuman olahan, seperti kopi susu dan boba tea yang kini tengah digandrungi di Indonesia, kerap diabaikan kandungan maupun dampaknya bagi kesehatan.

Berdasarkan perhitungan dari fatsecret.co.id, satu cangkir (300 mililiter) es kopi dengan susu dan gula mengandung 51 kalori dan 0,24 gram lemak. Gulanya mencapai 10,93 gram.

Sementara itu, boba milk tea atau bubble milk tea milik Chatime mengandung 160 kalori per gelas (500 mililiter). Jika memilih kadar gula 30 persen, maka bobot gulanya 25 gram

Takaran gula dan kalori ini belum termasuk tambahannya. Kedai-kedai minuman menyediakan opsi tambah gula. Padahal, menurut pakar gizi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. per gram gula akan menyumbang 4 kalori.

Baca juga: Hal yang Harus Diketahui tentang Legitnya Boba Tea dan Kopi Kekinian

"Bila ditambahkan satu sendok makan gula berarti 15 gram gula atau 60 kalori. Biasanya ditambahkan sampai tiga sendok makan gula atau 45 gram dan menyumbangkan 180 kalori," kata Tati, panggilan akrabnya, kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Menurut Tati, untuk anak-anak yang sehari butuh sekitar 1.800 kalori, minuman manis sudah menyumbang sekitar 10 persennya per sajian. Padahal, menurut World Health Organization, asupan gula tambahan harusnya kurang dari 10 persen. Batas aman yang disarankan hanya 5 persen.

"Dari bahan makanan pokok yang kaya karbohidrat semisal nasi, roti atau, mie sudah dihasilkan kalori (yang cukup)," ujar Tati.

Jika konsumsi minuman manis ini tidak dikendalikan, kadar gula darah akan naik dengan pesat dan membawa dampak kesehatan serius.

"Ini bisa obesitas sehingga hormon insulin tidak dapat mengimbangi dan terjadi penyakit gula atau diabetes mellitus dengan berbagai komplikasinya," kata Tati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Cara Mencegah Hipertensi Sejak Dini Menurut Dokter

Kita
Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Anak Asma Berhak Mendapatkan Pengobatan yang Adekuat

Oh Begitu
6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

6 Penyebab Beruntusan Susah Hilang

Kita
Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Cara Mencegah Terjadinya Komplikasi pada Pasien Hipertensi

Oh Begitu
Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Jumlah Spesies Burung Terancam Punah di Indonesia Terbanyak di Dunia

Fenomena
Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Wisatawan Tewas Tersambar Petir di Bogor, Bagaimana Manusia Bisa Tersambar Petir?

Oh Begitu
Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Bagaimana Hipertensi Dapat Menyebabkan Kerusakan Organ?

Oh Begitu
Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Jokowi Bolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Epidemiolog: Sebaiknya Jangan Terburu-buru

Kita
[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

[POPULER SAINS] Pantau Suhu Maksimum Cuaca Panas di Indonesia | Letusan Gunung Tonga Ledakan Terbesar | Makan Nanas Bikin Mulut Gatal

Oh Begitu
Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Jangan Remehkan Hipertensi, 4 Organ Tubuh Ini Bisa Rusak akibat Komplikasi

Oh Begitu
Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Hari Hipertensi Sedunia 2022, Kenali Faktor Risiko Hipertensi yang Bisa Dialami Usia Muda

Kita
Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Medina Zein Disebut Alami Bipolar Tahap Akhir, Ini Kata Psikiater

Kita
Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Asteroid 2013 UX Lewat Dekat Bumi Hari Ini, Akankah Menabrak Bumi?

Fenomena
NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

NASA Bagikan Suara dari Lubang Hitam Supermasif di Galaksi Bima Sakti

Fenomena
Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Kenapa Matahari Tenggelam? Ini Penjelasannya Menurut Sains

Fenomena
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.