Istana Kuno Berhias Mural Ditemukan Terkubur di Waduk Kering Irak

Kompas.com - 04/07/2019, 08:55 WIB
Penampakan Istana kuno Kemune, dekat Sungai Tigris di Irak dari udara. Penampakan Istana kuno Kemune, dekat Sungai Tigris di Irak dari udara.

KOMPAS.com - Sebuah istana kuno ditemukan di dasar waduk Mosul yang mengering di Irak. Istana ini diperkirakan berasal dari sebuah kota yang ada di zaman perunggu. Dindingnya setinggi tujuh meter. Di dalamnya, ada ruangan yang dulu dihiasi mural.

Situs yang dinamai Kemune ini diperkirakan ada sejak era kerajaan Mittani. Kerajaan yang muncul di abad 15 hingga abad 14 sebelum masehi ini dulunya menguasai sebagian Suriah dan Mesopotamia utara.

Kemunculan istana Kemune ini bermula pada 2010, ketika Waduk Mosul mulai mengering.

"Tapi kami tidak bisa menggalinya sampai sekarang," kata Hasan Ahmed Qasim, pemimpin tim arkeolog seperti dilansir dari Live Science, Selasa (2/7/2019).

Baca juga: Arkeolog Temukan Kamar Rahasia di Istana Emas Kaisar Nero di Roma

Jarak istana Kemune dari sungai Tigris hanya 20 meter. Di belakangnya, ada kota yang dulu menjadi pusat kehidupan.

Tim arkeolog menggali delapan ruangan di istana. Sebagian dibangun dengan bata. Mural di dinding istana menunjukkan cat berwarna merah dan biru.

Umumnya, bangunan sepenting istana seperti ini dihiasi dengan mural warna-warni. Sayangnya tak banyak situs peninggalan era ini yang bisa ditemukan.

Selain itu, ditemukan pula 10 tablet dari tanah liat yang berisi tulisan cuneiform. Bentuk tulisan itu adalah salah satu yang pertama dalam hal tulis-menulis.

Saat ini, tulisan tengah diterjemahkan di Universitas Heidelberg, Jerman. Berdasarkan terjemahan sementara, diduga kota yang ditemukan adalah kota kuno bernama Zakhiku.

Catatan mengenai kota ini pertama muncul 1800 sebelum masehi. Zakhiku diperkirakan sudah ada di pinggir sungai Tigris selama empat abad.

Ketika kerajaan Mittani runtuh, penguasa Assyrian yang menguasainya, Adad-nirari, membantai penduduk Taidu, ibu kota Mittani. Adad-nirari juga disebut menabur tanahnya dengan garam.

Penemuan Kemune dianggap keberhasilan yang signifikan dalam menyusun sejarah soal peradaban kuno ini.

"Ini salah satu penemuan terpenting di kawasan ini dalam beberapa tahun terakir," kata Qasim.

Baca juga: Misteri Mesir Kuno, Arkeolog Temukan Makam Megah Bak Istana di Luxor

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X