Jemaah Haji Dilarang "Selfie" dengan Unta, Apa Alasannya?

Kompas.com - 02/07/2019, 17:35 WIB
Ilustrasi Florian Prischl/WikipediaIlustrasi

KOMPAS.com - Jemaah haji 2019 kloter pertama dari Indonesia segera diberangkatkan. Sejak sebelum keberangkatan, para jemaah haji diimbau untuk tidak berfoto selfie dengen unta selama di Tanah Suci.

Larangan ini sebenarnya bukan masalah ber-selfie dengan hewan berpunuk itu. Aturan ini sebenarnya mengimbau para jemaah haji untuk tidak mendekati unta.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI, Eka Jusup Singka menjelaskan duduk perkara aturan ini melalui Live Streaming Instagram @KemenkesRI pada Senin (01/07/2019).

"Larangan itu lebih kepada jangan dekat-dekat unta. Kalau selfie kan pasti dekat ya," tegas Eka.

Baca juga: Pelaksanaan Haji Saat Musim Panas, Ikuti Tips Mencegah Heat Stroke

Imbauan untuk tidak mendekati unta ini bertujuan menghindari berbagai penyakit yang ditularkan oleh binatang.

" Unta adalah salah satu binatang yang ada di Timur Tengah. Dan di lingkup itu, ditengarai ada penyakit yang ditularkan melalui binatang," kata Eka.

"Binatangnya banyak (yang dapat menularkan penyakit). Bukan unta saja," tambahnya.

Eka juga menekankan pentingnya mematuhi imbuan ini. Dia menyebut bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati.

"Risikonya jauh lebih berat," kata Eka menekankan kembali.

Adapun penyakit yang mungkin ditularkan oleh unta adalah Middle East Respiratory Syndrome (MERS) atau Sindrom Pernapasan Timur Tengah.

MERS adalah penyakit mematikan yang rentan menyerang orang yang berusia lanjut. MERS dapat ditularkan melalui unta yang terinfeksi.

Imbauan selfie dengan unta juga mencuat pada 2015 lalu. Larangan itu disertai dengan anjuran untuk menggunakan masker, berperilaku hidup bersih, serta tidak berasa di tempat keramaian jika dianggap tidak perlu.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X