Pertama dalam Sejarah, Peneliti Abadikan Momen Hiu Paus Kawin

Kompas.com - 27/06/2019, 11:49 WIB
Peneliti berhasil merekam Hiu Paus yang sedang kawin di Ningaloo Reef Australia. forbes.comPeneliti berhasil merekam Hiu Paus yang sedang kawin di Ningaloo Reef Australia.

KOMPAS.com - Pertama kalinya dalam sejarah, peneliti berhasil merekam sepasang hiu paus yang sedang kawin. Hiu paus merupakan salah satu hewan terbesar di lautan yang terancam punah. Dengan panjang 10 meter dan berat yang bisa mencapai 9 ton, mamalia laut ini sangat rentan punah terhadap ancaman manusia.

Peneliti menduga, kedua hiu paus tersebut bermigrasi menempuh jarak yang sangat jauh melalui laut tropis untuk mencapai tempat perkawinan mereka. Namun peneliti tidak mengetahui di mana tempat kawin yang dituju.

Sampai akhirnya saat sedang terbang melintas Ningaloo Reef Australia pertengahan Juni lalu, seorang pilot wisata komersial tak sengaja melihat seekor hiu paus jantan dewasa yang sedang menarik perhatian betina dengan cara berenang zig-zag selama lebih dari dari satu jam.

Baca juga: Hiu Paus Ternyata Jauh Lebih Besar dan Bisa Hidup Sampai 130 Tahun

Pilot bernama Tiffany Klein itu kemudian melaporkannya kepada hal ini kepada Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO).

Peneliti CSIRO kemudian mengamati peristiwa tersebut dan sekaligus mencatat untuk pertama kalinya di dunia perilaku perkawinan Hiu Paus itu.

"Apakah perkawinan berhasil atau tidak, itu belakangan. Namun ini adalah pertama kalinya kami melihat proses perkawinan antara hiu paus jantan dan betina," kata George Burgess, direktur Florida Program for Shark Research.

Peristiwa ini langka terjadi dan sebuah keberuntungan bagi ilmu pengetahuan. Sebab hiu paus adalah spesies yang dilindungi, peneliti tidak diizinkan menangkap untuk mempelajari mereka.

"Kami belum tahu bagaimana perilaku kawin hiu paus, tapi ini menjadi satu langkah untuk memahami bagaimana hiu paus bereproduksi," tambahnya seperti dikutip dari Live Science, Senin (24/6/2019).

Baca juga: INFOGRAFIK: Mengenal Hiu Paus dan Bagaimana Berinteraksi Dengannya

Misalnya saja, soal perilaku hiu paus jantan saat menarik perhatian betina. Jantan akan berenang zig zag dan tiba-tiba menyelam jauh lebih dalam. Ini menurut Burgess mirip dengan perilaku merak yang sedang memamerkan kemampuannya untuk menarik perhatian si betina.

Sayang, berdasarkan pengamatan peneliti, sang betina nampaknya menolak ajakan kawin hiu paus jantan.

Bisa jadi karena lokasi Ningaloo Reef Australia cukup dekat dengan permukaan laut, yang biasanya menjadi tempat Hiu Paus mencari makan, sehingga betina lebih memilih makan dan tidak menyadari ajakan kawin tersebut.

Peneliti juga berpendapat jika Hiu Paus betina masih belum dewasa penuh, jadi betina menolak karena memang belum waktunya bereproduksi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Ternyata Sebelum Ada Oksigen, Makhluk Hidup di Bumi Menghirup Arsenik

Fenomena
Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kematian Dokter Gigi akibat Covid-19 Meningkat, Begini Protokol Periksa Gigi

Kita
BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

BMKG Dukung Mekanisme Riset Potensi Tsunami ITB dan Kajian Sebelumnya

Kita
BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi Capai 6 Meter

Fenomena
Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Misteri Menghilangnya Virus Mematikan dari Cacar Zaman Viking sampai SARS

Fenomena
Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Orang Tanpa Gejala dan Bergejala Covid-19 Memiliki Jumlah Virus Sama

Oh Begitu
Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Kematian Akibat Covid-19, Data Terbaru IDI Ungkap 228 Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia

Oh Begitu
Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Gumpalan Merah Misterius di Pantai Washington, Mungkinkah Gurita?

Fenomena
BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

BMKG: Potensi Tsunami 20 Meter untuk Dorong Mitigasi, Bukan Picu Kepanikan

Oh Begitu
Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Peneliti Ungkap Kromoson Y pada Pria Tak Hanya Mengatur Fungsi Seksual

Oh Begitu
Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Gurun Sahara Pernah Hijau, Bisakah Surga Itu Kembali Lagi?

Fenomena
Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Semprotan Hidung Bisa Hentikan Replikasi Virus Corona, Ilmuwan Jelaskan

Fenomena
Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Mengenaskan, Penguin Ditemukan Mati karena Telan Masker N95

Oh Begitu
Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Pandemi Covid-19, Simak 10 Tips Aman Bersepeda agar Tak Kena Corona

Oh Begitu
Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali, Ini yang Harus Kita Lakukan

Kita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X