Kompas.com - 19/06/2019, 17:35 WIB
Ilulissat, Greenland ShutterstockIlulissat, Greenland

Lempengan es di Greenland setiap tahun meleleh seiring musim, biasanya dari Juni hingga Agustus. Saat musim panas tiba—umumnya bulan Juli—pencairan mencapai puncaknya. Akan tetapi tahun ini pelelehan muncul lebih awal, kata para peneliti iklim.

"Tidak selazimnya mengalami sedemikian banyak pelelehan sedini ini," kata William Colgan, peneliti senior dari badan Survei Geologi Denmark dan Greenland, kepada BBC.

"Butuh kondisi yang sangat langka, tapi kejadiannya semakin sering terjadi."

Colgan membandingkan pelelehan tahun ini dengan yang terjadi pada 2012, ketika pelelehan lempengan es mencapai rekor di Greenland. Menurutnya, ada dua faktor yang diperkirakan menjadi penyebab pencairan es pekan lalu dan kejadian bersejarah pada 2012.

Baca juga: Terungkap, Penyebab Beberapa Gunung Es di Antartika Berwarna Hijau

Faktor pertama adalah tekanan tinggi terhadap Greenland menciptakan kondisi hangat dan cerah. Faktor kedua adalah awan rendah dan hujan salju yang membuat radiasi sinar matahari memanaskan permukaan lempengan es.

Pemanasan global, kata Colgan,"luar biasa pentingnya" pada kejadian-kejadian seperti ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang perubahan iklim lakukan adalah menambah besar peluang dalam menciptakan kondisi cuaca yang menyebabkan lempengan es menjadi mencair sedemikian banyak," ujarnya.

Jika tren ini berlanjut, menurut Profesor Edward Hanna selaku peneliti iklim dari Universitas Lincoln, Greenland bisa memecahkan rekor pelelehan tahun ini.

"Masalahnya dengan tren iklim, sebagaimana kita pantau selama 20 tahun terakhir, ketika kondisi semakin panas di Greenland, tidak perlu kejadian khusus untuk mencairkan seluruh permukaan es," ujarnya kepada BBC.

Konkuensinya, kata dia, tidak hanya dirasakan di Greenland tapi juga di seluruh dunia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.