7 Kesalahan Penggunaan Kulkas yang Bisa Bikin Kita Sakit

Kompas.com - 09/06/2019, 20:34 WIB
Ilustrasi kulkas. Ilustrasi kulkas.

KOMPAS.com - Tugas utama lemari es alias kulkas adalah untuk memperlambat pertumbuhan bakteri seperti salmonella, e colli, dan botulinum pada makanan sehingga makanan tetap segar dan lebih awet.

Meski begitu, kadang kala kita melakukan kesalahan dalam penggunaan kulkas yang justru membuat sakit.

Berikut adalah 7 kesalahan umum penggunaan kulkas yang sebaiknya kita hindari agar makanan tetap aman dikonsumsi seperti dilansir Prevention (3/8/2015).

Baca juga: Jangan Pernah Simpan Tomat di Kulkas, Ini Alasannya...

1. Menempatkan daging mentah di rak paling atas

Daging mentah seperti sapi dan dada ayam jangan diletakkan di rak paling atas karena sari daging dapat meresap dan menetes ke makanan yang diletakkan di rak bawahnya dan membuat makanan itu tercemar.

Menurut ahli, rak yang berada di susunan paling atas cenderung lebih hangat dibanding rak bawah. Perbedaan suhu ini juga dapat memengaruhi keawetan makanan.

Khusus untuk daging mentah, sebaiknya ditempatkan ke dalam wadah dan disimpan di rak paling bawah atau freezer.

2. Muatan berlebih

Kulkas di beberapa rumah diisi dengan berbagai macam makanan hingga penuh sesak.

Menurut ahli mikrobiologi, kebiasaan menimbun makanan di kulkas seperti ini dapat memicu diare. Sebab, makanan di dalam kulkas juga butuh sirkulasi dan ruang untuk menjaga makanan tetap segar terhindar dari bakteri.

Jika makanan bertumpuk menjadi satu, kita akan sulit memisahkan mana yang segar dan tidak. Bila kulkas penuh sesak, dia tidak dapat mengoptimalkan fungsinya untuk membunuh bakteri-bakteri jahat.

3. Mengatur suhu di "zona bahaya"

Seperti disinggung dalam artikel sebelumnya, kita harus rajin mengecek suhu kulkas.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X