Kompas.com - 03/06/2019, 20:36 WIB


KOMPAS.com - Senin (3/6/2019) sekitar pukul 12.57 WIB, wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik dengan kekuatan M 6,0 yang kemudian dilakukan pemutakhiran menjadi M 5,9.

Jika episenter gempa Nias Selatan kemarin berlokasi di koordinat 0,52 LU dan 98,39 BT, atau tepatnya laut pada jarak 68 km Tenggara Nias Selatan pada kedalaman 48 kilometer. Episenter gempa hari ini berpindah ke koordinat 0,19 LU dan 97,46 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 57 km arah barat daya Kabupaten Nias Selatan pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa ini termasuk dalam klasifikasi gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia, tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra. 

Baca juga: Gempa Hari Ini, M 5,3 Guncang Nias Selatan

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (3/6/2019).

Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Nias Selatan, Gunungsitoli, Teluk Dalam, dan Padang Sidempuan pada skala intensitas III MMI, dan di Nias Utara II MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 13.30 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan ada 1 (satu) aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan kekuatan M 5,5 pada pukul 13.04 WIB.

Gempa susulan ini berdasarkan laporan masyarakat juga dirasakan di Nias Selatan II MMI, dan di Gunungsitoli I-II MMI.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tutup BMKG.

Baca juga: Ahli Gempa BMKG: Mei 2019 adalah Bulan Teduh Gempa, Apa Maksudnya?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Terbuat dari Apa Darah Manusia?

Kita
3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

3 Manfaat Rambutan Menurut Sains

Oh Begitu
Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Manfaat Ajaib Daun Kelor untuk Kulit, Cegah Jerawat hingga Bibir Kering

Oh Begitu
Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Dampak Perubahan Iklim Sebabkan Warna Danau Bumi Ikut Berubah

Oh Begitu
Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Kenapa Lumba-lumba Pintar?

Oh Begitu
Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Apakah Dinosaurus Termasuk Reptil?

Oh Begitu
Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Ada 4 Jenis Burung Puffin di Dunia, Apa Saja?

Oh Begitu
4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

4 Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam

Oh Begitu
6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

6 Penyebab Nyeri Tangan yang Harus Diwaspadai

Oh Begitu
5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

5 Perbedaan Kuda Poni dan Kuda Biasa yang Sering Dikira Sama

Oh Begitu
Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Studi Ungkap Kota Maya Kuno Terkontaminasi Merkuri

Oh Begitu
Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Bukti Awal Penggunaan Opium Ditemukan di Israel

Fenomena
Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Misi Uji Lindungi Bumi, Wahana Antariksa NASA Bakal Tabrak Asteroid

Oh Begitu
Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Sebabkan Pikun, Apakah Demensia Bisa Dicegah?

Oh Begitu
Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Apa Itu Kuda Poni, yang Tubuhnya Lebih Kecil dari Kuda Biasa?

Oh Begitu
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.